Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Wiranto Ditusuk, Bima: Pemimpin-Rakyat tak Bisa Dihalangi

Jumat 11 Oct 2019 17:49 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Bima Arya mengatakan tidak ada yang bisa menghalangi pemimpin dekat dengan rakyat.

BOGOR, AYOBANDUNG.COM--Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan tidak akan ada yang bisa menghalangi pemimpin untuk terus dekat dengan rakyat.

Hal ini disampaikan Bima menanggapi insiden penyerangan yang dialami seorang pejabat publik yakni Menkopolhukam Wiranto yang diduga dilakukan oleh seorang yang terafiliasi paham radikalisme.

AYO BACA : Wiranto Masih Lemah Tak Berdaya

"Gak ada yang bisa menghalangi pemimpin dengan rakyatnya, saya dengan warga saya," ujar Bima ditemui di Balaikota Bogor, Jumat (11/10/2019).

Bima mengatakan terkait peristiwa penyerangan yang telah terjadi, kedepannya antisipasi perlu dilakukan namun yang lebih penting lagi menurutnya adalah bagaimana memerangi paham radikalisme.

AYO BACA : Wiranto Belum Dipindahkan ke Kamar Inap

"Antisipasi harus cuma yang lebih mendesak adalah bagaimana kita memerangi radikalisme di Kota Bogor. Jadi (Radikalisme) Persoalannya persoalan beda tafsir jangan sampai tafsirnya berbeda," kata Bima.

Selain itu kata Bima untuk memerangi radikalisme program-program penanaman nilai-nilai pluralisme di tengah-tengah lingkungan masyarakat juga harus lebih masif.

"Program penanaman nilai-nilai pluralisme, keberagaman ini harus lebih kencang lagi di Kota Bogor karena ini bukan hanya sekedar soal dimensi keamanan, tapi juga mindset dan lain-lain," tukas Bima.

AYO BACA : Penusukan Wiranto Rekayasa atau Tidak? Ini Tanggapan Tedjo Edhy

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA