Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Warga Transmigrasi Nagan Raya di Aceh Khawatir Gajah Liar

Ahad 13 Oct 2019 23:39 WIB

Red: Teguh Firmansyah

 Kawanan gajah liar (ilustrasi).

Kawanan gajah liar (ilustrasi).

Gajah liar biasa memasuki kawasan pemukiman pada malam hari.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKA MAKMUE -- Gangguan gajah di kawasan transmigrasi lokal (translok) Ketubung Tunong, Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh hingga kini belum mereda

Akibatnya, masyarakat yang menempati daerah pedalaman tersebut saat ini masih khawatir dan ketakutan apabila gajah mendatangi kawasan permukiman mereka.

"Sampai saat ini masyarakat transmigrasi lokal di Nagan Raya masih takut dengan ancaman gajah liar, biasnya gajah sering datang pada malam hari " kata Kepala Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Oediyantri kepada Antara di Suka Makmue, Ahada.

Dampak dari gangguan gajah tersebut mengakibatkan sejumlah rumah dan hasil kebun seperti palawija, kelapa sawit dan aneka tanaman lainnya milik masyarakat ikut dirusak.

Meski sudah pernah melaporkan persoalan ini kepada pihak terkait, akan tetapi gangguan satwa liar yang dilindungi oleh negara tersebut masih belum mereda.

Kawanan gajah hampir setiap malam mendatangi kompleks perumahan transmigrasi dan membuat warga di daerah itu ketakutan.

"Kami berharap ada penanganan serius dari pemerintah daerah maupun Pemerintah Aceh, sehingga gangguan gajah liar di Kabupaten Nagan Raya benar-benar teratasi dan tidak terulang lagi ke depan," kata Oediyantri menambahkan

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA