Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Bertemu Paloh, Prabowo Masuk Koalisi Lewat Banyak Pintu

Senin 14 Oct 2019 01:26 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andri Saubani

Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo Subianto, Ahad (13/10).

Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo Subianto, Ahad (13/10).

Foto: Nawir Arsyad / Republika
Prabowo dinilai ingin menunjukkan komunikasi tidak hanya dengan PDIP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah bertemu langsung dengan Joko Widodo (Jokowi) selaku presiden terpilih dan pimpinan koalisi, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Ahad (13/10) bertemu dengan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh. Pertemuan ini dinilai sebagai jalan masuknya Gerindra ke koalisi melalui 'pintu' lain, selain lewat Jokowi.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, pertemuan Prabowo dan Paloh pada Ahad (13/10) malam menunjukkan upaya mencari kesepahaman bersama. "Itu artinya, andai Gerindra jadi bergabung dengan Jokowi pintu masuknya harus melalui banyak pintu, syukur kalau pintu masuknya (terbuka) dari semua parpol pengusung Jokowi," kata Adi saat dihubungi, Ahad.

Menurut dia, pertemuan Paloh dan Prabowo bisa dimaknai bahwa komunikasi Prabowo dengan partai pengusung Jokowi bukan hanya dengan PDIP, tapi dengan partai lain, dalam hal ini Nasdem. Pertemuan itu pun dinilai Adi positif untuk Gerindra, lantaran menimbulkan kesan bukan hanya PDI Perjuangan yang belakangan dekat dengan Gerindra.

Pertemuan Prabowo dan Paloh dinilai Adi bisa menimbulkan kesan partai lain juga bisa membuka pintu bagi Gerindra  "Itu lebih bagus biar tak terkesan hanya PDIP yang mengajak dan welcome ke Prabowo, tapi partai yang lainnya juga," ujar Pengajar Ilmu Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta itu.

Di samping itu, lanjut Adi, lertemuan itu juga bagus untuk mendinginkan suasana politik seputar koalisi yang ada. Pasalnya, selama ini, Nasdem menjadi partai pendukung Jokowi yang menunjukkan kesan resistensi atas merapatnya Gerindra ke koalisi pemerintahan.

Namun, dengan pertemuan antara Paloh dan Prabowo yang juga merupakan kawan lama, kesan resistensi Nasdem dengan Gerindra dapat diredam. "Minimal ada mutual understanding antardua tokoh. Karena selama ini ada kesan Nasdem menolak partai oposisi masuk koalisi Jokowi," ujar Adi menambahkan.

Juru Bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo diundang oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Paloh disebut Dahnil mengundang Prabowo ke kediamannya, Jalan Permata Berlian R20, Permata Hijau, Jakarta Selatan.

"Benar. Diundang Bang Surya (Paloh), Pak Prabowo diundang," kata Dahnil saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Ahad (13/10).

Dahnil mengklaim pertemuan dua pimpinan partai itu hanya sekadar silaturahim. Saat ditanya lebih jauh apakah pertemuan itu akan membicarakan soal koalisi antara Prabowo dan parpol pendukung pemerintahan Jokowi.

Selama ini, Nasdem menjadi partai politik yang resisten dengan merapatnya Gerindra ke pemerintah. Namun, Dahnil menyebut, pertemuan itu sejauh ini hanya bersifat silaturahmi.

Baca Juga

"Silaturahim saja," kata Dahnil menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA