Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Hasto: Mega Terus Pantau Kondisi Wiranto

Senin 14 Oct 2019 17:19 WIB

Red: Ratna Puspita

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto memberikan keterangan saat konferensi pers di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu (23/3).

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto memberikan keterangan saat konferensi pers di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu (23/3).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Mega menugaskan Basarah an Puan untuk memantau kesehatan Wiranto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Menko Polhukam Wiranto dari hari ke hari. "Beliau terus melakukan monitoring terhadap perkembangan kesehatan dari Pak Wiranto," kata Hasto, usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/10).

Baca Juga

Menurut Hasto, Megawati sekarang ini masih berada di Bali sehingga belum bisa menengok Wiranto secara langsung. Kendati demikian, kata dia, Megawati telah menugaskan dirinya bersama Puan Maharani untuk memantau secara langsung perkembangan kesehatan Wiranto di RS.

"Jadi, Mbak Puan dan saya akan ditugaskan langsung untuk melihat dengan mata kepala kami sendiri, terhadap kondisi beliau (Wiranto)," katanya.

Hasto juga menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Wiranto sudah berangsur membaik, misalnya sudah mulai belajar berjalan dan bisa diajak berkomunikasi. Ia menegaskan Wiranto sebagai Menko Polhukam adalah sosok yang menjadi simbol kebijakan terkait dengan politik, hukum, dan keamanan di Indonesia.

"Berbagai upaya yang melakukan perlawanan terhadap negara dan simbol-simbol negara tidak boleh dibiarkan," kata Hasto.

Menkopolhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang. Akibat penyerangan tersebut, Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan di perut dan sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang, sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA