Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Prabowo Bertemu Paloh, Bamsoet Harap tak Ada Lagi Sakit Hati

Senin 14 Oct 2019 19:23 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputra/ Red: Teguh Firmansyah

Prabowo Subianto-Surya Paloh

Prabowo Subianto-Surya Paloh

Foto: Republika/Mardiah
Pertemuan Prabowo-Paloh dinilai menyejukkan iklim politik Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada Ahad (13/10) malam. Menurutnya pertemuan tersebut penting untuk menyejukan iklim politik Indonesia ke depan.

"Barangkali malam ini juga bertemu dengan Cak Imin selaku ketum PKB, besok dengan Airlangga dan seterusnya dan seterusnya, saya kira ini adalah langkah-langkah sangat baik dan menyejukan iklim politik kita ke depan," kata Bamsoet di kediaman eks wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, Senin (14/10).

Ia berharap usai pertemuan-pertemuan tersebut tidak ada lagi yang menyimpan sakit hati di antara pihak yang bersaing. Ia juga mengajak semua komponen masyarakat untuk bersatu membangun bangsa.

Sebelumnya diketahui Surya Paloh mengundang Prabowo ke kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan bahwa keduanya tidak sama sekali membicarakan soal kursi di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate menjelaskan bahwa pertemuan Surya Paloh dan Prabowo lebih mengutamakan kepentingan bangsa. Sebab, soal kabinet merupakan ranah dari Jokowi.

"Hal-hal yang sifatnya pragmatis termasuk di dalamnya kabinet pak Joko Widodo itu sepenuhnya menjadi kewenangan pak Joko Widodo itu hak prerogatifnya untuk menentukan," ujar Plate.

Tidak hanya ke Surya Paloh, Prabowo juga sempat menyambangi istana bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Keduanya juga tampak swafoto bersama wartawan istana.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA