Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Dinyatakan Bebas, Ina Kembali Bersatu dengan Anak-anaknya

Senin 14 Oct 2019 20:08 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Teguh Firmansyah

Terdakwa kasus ujaran kebencian Ina Yuniarti memeluk putrinya seusai menjalani sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Terdakwa kasus ujaran kebencian Ina Yuniarti memeluk putrinya seusai menjalani sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Ina Yuniarti ditanyakan tak bersalah terkait kasus ujaran kebencian ke Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengadilan menjatuhkan vonis bebas terhadap Ina Yuniarti (47 tahun) yang sebelumnya didakwa sebagai perekam video 'penggal kepala Jokowi'. Ia mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukungnya, terutama anak dan keluarganya.

"Allahu Akbar, terima kasih untuk media untuk semuanya.  Terutama untuk tim lawyer saya. Untuk hakim ketua semuanya terima kasih. Saya tidak bisa berucap kata-kata lagi. Saya cuma bisa Allahu Akbar. Terima kasih semuanya," katanya sambil menangis di Pengadilan Jakarta Pusat, Jakarta Pusat, Senin (14/10).

Menurut Ina, ia akan kembali menjalani kehidupan normal, terutama buat anaknya yang sudah menunggu lama. Mereka hanya bertiga di rumah dan sekarang ia kembali pada anaknya.

Baca Juga

"Selama ditahan anaknya tidak dijaga oleh siapa-siapa. Suami saya sudah meninggal pada 2011. Jadi saya sendiri yang membesarkan mereka," kata dia.

Sementara itu, kata Ina, ini merupakan pelajaran untuknya dan tidak akan mengulanginya lagi. Ia pun merasa tidak ada dendam atau apa pun. Yang pasti ia akan berhati-hati ke depannya.

Ina pun menjelaskan saat demo ia tidak sengaja bertemu dengan Hermawan. Adapun alasannya datang ke demo hanya sebagai partisipasi mewakili teman-teman kerjanya yang tidak bisa datang ke sana.

Ina melanjutkan tidak ada bantuan sama sekali dari Prabowo atau parta Gerindra. Ia hanya bersyukur kini bisa menghirup udara bebas serta berkumpul dengan anak-anaknya. "Iya pulang hari ini juga. Terima kasih semuanya, Allahu Akbar," ucap dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA