Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Hujan Abu Landa Sejumlah Desa di Magelang

Selasa 15 Oct 2019 00:17 WIB

Red: Ani Nursalikah

Visual malam dan kawah Gunung Merapi usai terjadinya erupsi pada Jumat (1/6) malam.  Erupsi ini diperkirakan mengakibatkan hujan abu yang mengarah ke barat laut.

Visual malam dan kawah Gunung Merapi usai terjadinya erupsi pada Jumat (1/6) malam. Erupsi ini diperkirakan mengakibatkan hujan abu yang mengarah ke barat laut.

Foto: Dok BPPTKG
BPBD mengimbau masyarakat tidak panik dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Sejumlah desa di kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terjadi hujan abu tipis usai terjadi letusan awan panas Gunung Merapi, Senin (14/10). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto menyebutkan sejumlah kecamatan yang terjadi hujan abu, yakni Kecamatan Srumbung, Dukun, Salam, Sawangan, Muntilan, dan Mungkid.

Ia mengatakan berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) telah terjadi letusan awan panas Gunung Merapi pada pukul 16.31 WIB. Awan panas terekam di seismogram dengan durasi 270 detik dan amplitudo 75 mm. Terpantau kolom setinggi kurang lebih 3.000 meter dari puncak. Angin bertiup ke arah barat daya.

Ia menuturkan rekomendasi jarak bahaya tiga kilometer dari puncak. Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Masyarakat diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanis.

Ia menyebutkan sebaran abu vulkanis di Kecamatan Srumbung, antara lain di Desa Ngargosoko, Mranggen, dan Srumbung. Kemudian di Kecamatan Dukun di Desa Sumber, Ngargomulyo, Kalibening, Ngadipuro, dan Mangunsoko, Kecamatan Salam di Desa Sucen dan Jumoyo, Kecamatan Muntilan di Desa Tamanagung dan Muntilan, Kecamatan Mungkid di Desa Bojog dan Pabelan.

Edy mengatakan atas kejadian letusan awan panas tersebut BPBD Kabupaten Magelang membagikan masker kepada masyarakat yang terjadi hujan abu. "Ada dua tim BPBD Kabupaten Magelang yang membagikan masker, masing-masing tim menggunakan mobil," katanya.

Selain membagikan masker, tim BPBD juga mengimbau masyarakat tidak panik dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA