Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Rektor IPB Ungkap Syarat Kemajuan Bangsa

Selasa 15 Oct 2019 07:24 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Dwi Murdaningsih

Rektor IPB University, Dr Arif Satria menandatangani dan membacakan Deklarasi Komitmen Kebangsaan di Grha Widya Wisuda Kampus (GWW) IPB Dramaga Bogor, Senin (14/10).

Rektor IPB University, Dr Arif Satria menandatangani dan membacakan Deklarasi Komitmen Kebangsaan di Grha Widya Wisuda Kampus (GWW) IPB Dramaga Bogor, Senin (14/10).

Foto: Dok IPB University
IPB University bertekad untuk menginspirasi dunia pada tahun 2023.

REPUBLIKA.CO.ID,  bnbnBOGOR -- Rektor IPB University Dr Arif Satria, mengungkapkan ukuran kemajuan suatu bangsa. Dia menyatakan, terdapat tiga hal penting yang harus diperhatikan untuk mendorong bangsa yang maju.

"Pertama inspirasi. Inspirasi adalah proses bagaimana cara mengubah orang lain menuju kemajuan. Sehingga inspirasi yang baik harus ditopang dengan adanya kreasi," kata Arif di Grha Widya Wisuda Kampus (GWW) IPB Dramaga Bogor, Senin (14/10).

Kedua, lanjut Arif, yakni inovasi. Melalui komitmen untuk terus berinovasi, IPB tidak mungkin tumbuh tanpa adanya integritas. Dengan Integritas inilah, kata Arif, IPB University dapat membangun kepercayaan sehingga dengan mudah bisa berkolaborasi.

Arif menambahkan, poin terkhir, yakni integritas harus dibangun dengan nilai-nilai luhur terutama pada nilai-nilai ketuhanan. Dengan tiga hal tersebut, Arif menyatakan, IPB University bertekad untuk menginspirasi dunia pada tahun 2023.

"Mari semua mahasiswa untuk menggali inovasi yang didasari nilai-nilai integritas dan nilai-nilai pancasila yang kita anut bersama," katanya.

Selain itu, Arif mengatakan pihaknya juga telah menyediakan tempat untuk mempererat tali kebinekaan yakni melalui asrama mahasiswa. Arif mengatakan, IPB mampu membangun komunikasi lintas budaya yang dapat merekatkan bagsa melalui asrama mahasiswa.

"Sehingga tidak dipertanyakan lagi komitmen Indonesia untuk merawat kebangsaan, IPB solid untuk terus maju membangun bangsa," katanya.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Dr Drajat Martianto menegaskan IPB University bukan sarang kelompok radikal. Dia menyatakan, IPB University merupakan kampus kebhinekaan sejak berdirinya sampai dengan sekarang.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA