Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Bupati Ditangkap, Aktivitas Pemkab Indramayu Berjalan Normal

Selasa 15 Oct 2019 10:17 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah

Bupati Indramayu, Supendi (tengah)

Bupati Indramayu, Supendi (tengah)

Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Sejumlah kegiatan yang digelar dihadiri Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU  -- Pasca penangkapan Bupati Indramayu, Supendi, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), aktivitas perkantoran di lingkungan Pemkab Indramayu tetap berjalan normal, Selasa (15/10). Seperti yang terlihat di Kantor Bupati Indramayu, para pegawai Setda Kabupaten Indramayu tetap menggelar apel pagi pada pukul 07.30 WIB.

Baca Juga

Di Pendopo Bupati Indramayu juga tetap terselenggara acara Penyaluran Zakat Infaq Sodaqah (ZIS) dari Baznas Indramayu kepada berbagai pihak. Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati, Indramayu, Taufik Hidayat.

Begitu pula di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Indramayu. Para pegawai di instansi tersebut juga menggelar apel pagi seperti biasa. Namun, Kepala Dinas PUPR tak hadir dalam apel tersebut.

Pada Selasa (15/10) dini hari, dua ruangan di kantor itu digeledah dan disegel KPK. Kedua ruangan tersebut yakni ruang kepala dinas dan ruang sekretaris dinas. "Aktivitas perkantoran tetap seperti biasa. Layanan publik tetap berjalan," ujar Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat.

Seperti diketahui, Bupati Indramayu, S, ditangkap KPK di rumah orang tuanya di Desa/Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Senin (14/10) sekitar pukul 23.40 WIB. Bupati ditangkap bersama empat orang lainnya.

Adapun keempat orang itu, yakni ajudan bupati, H, sopir bupati, J, pegawai Dinas PUPR Indramayu, F dan seorang pegusaha, C. Belum diketahui kasus apa yang menjerat orang nomor satu di Kabupaten Indramayu tersebut. Kelimanya kini telah dibawa KPK ke Jakarta. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA