Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Gerindra-Nasdem Kerja Sama di Parlemen

Senin 14 Oct 2019 22:43 WIB

Rep: Febryan. A/ Red: Teguh Firmansyah

Prabowo Subianto-Surya Paloh

Prabowo Subianto-Surya Paloh

Foto: Republika/Mardiah
Pertemuan Prabowo-Paloh menghasilkan tiga kesepakatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertemuan antara Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menghasilkan tiga poin kesepakatan. Guna mewujudkan poin-poin itu, Nasdem akan melakukan kerja sama di parlemen dengan Gerindra.

"Kerja sama di parlemen tentu akan dilakukan untuk mewujudkan poin-poin kesepakatan itu," kata Irma Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago kepada Republika.co.id, Senin (14/10).

Pertemuan Prabowo-Paloh digelar di kediaman Surya pada Ahad (13/10) malam. Keduanya membuat tiga kesepakatan bersama. Pertama, memperbaiki citra partai politik dengan meletakkan kepentingan nasional di atas kepentingan lain. Kedua, mencegah dan melawan segala tindakan radikalisme. Ketiga, melakukan amandemen UUD 1945 secara menyeluruh.

Poin kesepakatan ketiga dinilai akan sangat berat karena akan mengubah landasan hukum Republik Indonesia. Sikap pro dan kontra juga diperkirakan akan muncul di tengah masyarakat dalam menanggapi upaya maupun pokok perubahan dalam UUD 1945 tersebut.

Meski demikian, Irma mengaku partainya akan membahas semua pokok-pokok yang akan diamandemen dengan partai lain, termasuk Gerindra. Meski akan menguras energi, Irma menyebut bahwa partai tak boleh mengeluh. "Untuk rakyat tidak boleh ada yang bilang berat," ucapnya.

Adapun untuk mewujudkan poin kesepakatan kedua atau mencegah dan melawan radikalisme, Irma jalan yang ditempuh adalah dengan mendukung keputusan presiden untuk membangun kondusifitas politik dan ekonomi. "Kordinasi dan pemahaman bersama dibutuhkan untuk membangun Indonesia," kata Irma lagi.

Baca Juga

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA