Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Pimpinan MPR Temui Jokowi Bahas Pelantikan

Rabu 16 Oct 2019 10:45 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo (tengah) bersiap memberikan keterangan seusai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo (tengah) bersiap memberikan keterangan seusai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Bamsoet menegaskan persiapan pelantikan sudah 100 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepuluh orang pimpinan MPR menemui Presiden RI Joko Widodo untuk membahas persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019—2024 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019. Delegasi dewan dipimpin langsung Ketua MPR Bambang Soesatyo.

"Atas nama pribadi dan lembaga saya mengucapkan terima kasih atas undangan Presiden Joko Widodo ke sini untuk melakukan konsultasi. Pada kesempatan hari ini adalah tugas awal kami untuk melaksanakan pelantikan," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Selain Bambang Soeastyo, hadir pula para wakil Ketua MPR Ahmad Basarah (Fraksi PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (Fraksi Partai Gerindra), Lestari Moerdijat (Fraksi Partai Nasdem), Jazilul Fawaid (Fraksi PKB), Syarif Hasan (Fraksi Partai Demokrat), Hidayat Nur Wahid (Fraksi PKS), Zulkifli Hasan (Fraksi PAN), Arsul Sani (Fraksi PPP), dan Fadel Muhammad (DPD).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. "Membicarakan kesiapan MPR melaksanakan pelantikan Presiden 2019-2024. Doakan saja semoga berjalan dengan baik. Persiapan sudah 100 persen," kata Bambang sebelum masuk ke Istana Merdeka.

Baca Juga

Zulkifli Hasan menambahkan, konsultasi tersebut untuk membicarakan pelantikan, pencocokan jadwal, dan teknis. "Sesuaikan acara. 'Kan mau acara besar, biar sukses, kita ingin pelantikan Presiden seperti dahulu diragukan tidak akan sukses 5 tahun lalu tetapi sukses. Ini juga setelah 5 tahun harus lebih baik lagi," kata Zulkifli.

Fadel Mohammad mengatakan ada tiga hal yang difinalkan. Pertama mengenai jam acara, kedua agenda acara, ketiga mungkin materi yang disampaikan oleh beliau sesudah pelantikan. "Singkat saja," ungkap Fadel.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA