Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Hujan Mulai Turun, 1 Rumah di Banyumas Rusak Akibat Longsor

Rabu 16 Oct 2019 17:37 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Nur Aini

 Ilustrasi tanah longsor.

Ilustrasi tanah longsor.

Foto: Antara/Adeng Bustomi
Hujan yang turun di Banyumas cukup deras.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Hujan dengan intensitas cukup deras mulai turun di wilayah utara Kabupaten Banyumas. Namun, hujan yang berlangsung Selasa (15/10), telah menyebabkan satu rumah warga rusak parah akibat talud di dekat rumah longsor. 

Baca Juga

Rumah warga berada di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Rumah tersebut ditinggali keluarga Wahirin (65 tahun).

''Hujan yang berlangsung saat itu memang cukup deras. Malam sebelumnya memang sempat gerimis, namun untuk hujan yang cukup deras baru pertama kali turun  sejak musim kemarau,'' kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Sokawera Sulistya, Rabu (16/10).

Longsoran talud yang di sekeliling rumah korban, menurutnya, telah menyebabkan rumah korban yang berupa bangunan kayu menjadi miring. Bahkan bagian dapur rumah, sudah hampir roboh.

Menurutnya, kerugian yang dialami korban Wahirin cukup besar. Terlebih, korban sehari-hari hanya bekerja sebagai penyadap nira gula kelapa. ''Sejumlah peralatan dapur dan barang elektronik korban, mengalami kerusakan. Kalau ditotal, kerugiannya sekitar Rp 15-16 juta,'' katanya.

Untuk membantu korban, sejumlah warga, petugas BPBD dan anggota TNI/Polri telah membantu korban untuk memperbaiki rumah yang rusak. Selain itu, bangunan talud di sekitar rumah korban juga dilakukan penguatan, agar tidak kembali longsor.

''Kami juga terus melakukan sosialisasi pada warga agar lebih waspada menjelang musim hujan ini. Soalnya, kondisi yang sangat kering akibat kemarau panjang, bila langsung disiram hujan deras akan rentan terjadi longsor,'' katanya.  

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Ariono Poerwanto, juga mengimbau warga yang tinggal di kawasan perbukitan agar lebih waspada. ''Kalau hujan deras turun, agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,'' katanya.

Dia menyebutkan, dari 27 kecamatan se-Kabupaten Banyumas, ada 11 wilayah kecamatan yang rawan bencana longsor. Seluruh wilayah tersebut, berada di wilayah pegunungan seperti wilayah Kecamatan Cilongok, Gumelar, Kedungbanteng, dan Somagede.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA