Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

BEM SI Akhiri Aksi dengan Bacakan Sumpah Mahasiswa Indonesia

Kamis 17 Okt 2019 17:57 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). (Dok)

Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). (Dok)

Foto: Antara/Aprillio Akbar
BEM SI menggelar aksi #tuntaskanreformasi di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Kamis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan massa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengakhiri aksi damai #tuntaskanreformasi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis petang. Mereka menutup unjuk rasanya dengan meneriakkan Sumpah Mahasiswa Indonesia.

"Mari kita mengucapkan Sumpah Mahasiswa Indonesia, untuk mengakhiri aksi damai hari ini," kata Koordinator Lapangan BEM SI, Muhammad Abdul Basit.

Abdul lantas memimpin massa aksi untuk mengucapkan Sumpah Mahasiswa yang berbunyi, "Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu tanah air tanpa penindasan. Kami mahasiswa bersumpah, berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan."

"Terima kasih kepada bapak dan ibu polisi, mohon pengawalan massa aksi untuk pulang hari ini," kata Basit.

Pihak Kepolisian memberikan apresiasi untuk aksi damai yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) tersebut.

"Kami berterima kasih atas komitmen teman-teman mahasiswa untuk menyelesaikan unjuk rasa tepat pukul 16.00 WIB," Kata Kapolsek Gambir, Kompol Wiraga.

Aksi itu dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, diiringi lagu-lagu perjuangan mahasiswa. Sebanyak 600 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya turut memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masa aksi agar berjalan dengan aman dan tertib.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA