Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Fraksi PKS Safari ke Sejumlah Fraksi Pendukung Jokowi

Kamis 17 Oct 2019 18:26 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Bendera PKS

Bendera PKS

Meskipun berbeda peran terhadap pemerintah, PKS ingin mengedepankan persatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR menyambangi sejumlah fraksi pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Fraksi-fraksi yang dikunjungi, yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Nasdem, dan Fraksi PKB. 

Baca Juga

"Silaturahim ini adalah sebagai perkenalan Fraksi PKS untuk periode yang baru. Dengan perkenalan pada awal periode, diharapkan akan membuat komunikasi semakin lancar," kata Bendahara Fraksi PKS Aboebakar Alhabsyi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/10).

Fraksi Partai Golkar menjadi fraksi pertama yang dikunjungi pada hari ini. Pada kunjungan itu, Aboebakar mengatakan, PKS dapat memahami posisi Golkar dalam pemerintahan.

Selain itu, PKS juga yakin Golkar bisa berbuat banyak dalam pemerintahan karena memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan. Di sisi lain, ia mengatakan, PKS sudah mantap menjadi oposisi.

Ia mengatakan, PKS mengambil peran oposisi sebagai penyeimbang. Meskipun berbeda peran, PKS ingin mengedepankan persatuan dan membuat kinerja parlemen menjadi lebih baik. 

"Tentunya hal ini perlu dukungan Golkar, sebagai partai senior, yang bukan sekadar banyak melahirkan politisi, namun juga telah banyak melahirkan partai," kata Aboebakar.

Kemudian, Fraksi PKS juga menyambangi kantor fraksi Partai Nasdem. PKS memuji ide restorasi nasdem dilaksanakan di Parlemen.

Menurut Aboeobakar, hal tersebut beriringan dengan modernisasi parlemen yang didorong oleh PKS. "Kita memiliki visi yang sama, yaitu membuat parlemen lebih baik dan lebih produktif," ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun PKS dan Nasdem memiliki peran yang berbeda, sama-sama memiliki semangat persatuan dan semangat kebangsaan. Aboebakar menegaskan PKS tidak ingin pemerintah dibiarkan kerja sendirian.

"Karenanya perlu kekuatan penyeimbang sebagaimana konsep trias politica. Di sinilah PKS akan mengambil peran, untuk menjalankan fungsi chek and balances," kata dia.

Terakhir, Fraksi PKS juga menyambangi fraksi PKB. Aboebakar berpandangan sebagai partai yang sama-sama lahir setelah era reformasi, PKS dan PKB ingin sama-sama memiliki semangat untuk memperbaiki bangsa.

"Jika sekarang PKB dalam koalisi itu sangat wajar, PKB telah berkeringat untuk memenangkan Jokowi Maruf, karenanya kami sangat memahami posisi PKB dalam koalisi," ucapnya.

Sehari sebelumnya, PKS menyammbangi Fraksi PDI Perjuangan. Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto menyambut sejumlah rombongan Fraksi PKS yang hadir. Turut juga hadir Ketua Fraksi PKS Jajuli Juwaini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA