Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Allianz Luncurkan Program 'Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu'

Kamis 17 Oct 2019 18:04 WIB

Red: Fernan Rahadi

Allianz Indonesia

Allianz Indonesia

Foto: Republika/Noer Qomariah Kusumawardhani
Sampah bisa memberikan nilai ekonomis jika dipilah dan dikelola dengan benar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat Indonesia dihadapkan pada kenyataan dari sekitar 65 juta ton sampah yang dihasilkan di Indonesia setiap harinya, hanya 7 persen yang didaur ulang. Sementara 69 persen berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). 

Padahal sampah yang dihasilkan tersebut bisa memberikan nilai ekonomis untuk kita  jika dipilah dan dikelola dengan benar.

Bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati pada bulan Oktober 2019 ini, Allianz Indonesia melakukan perluasan segmen pemasaran untuk tiga produk asuransinya meliputi produk asuransi jiwa mikro, produk asuransi kecelakaan diri, serta produk asuransi jiwa berjangka kumpulan kepada masyarakat kelompok emerging consumers melalui program 'Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu' dan Program 'Allianz Uang Duka'.

“Kami percaya kedua program ini bisa membantu masyarakat kelompok emerging consumers untuk memperoleh akses perlindungan asuransi dengan cara yang sangat mudah dan harga yang terjangkau”, kata Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Joos Louwerier, dalam siaran persnya, Kamis (17/10). 

Menurut dia, hal ini sejalan dengan tujuan Allianz untuk memberikan perlindungan ke lebih banyak orang di Indonesia (to insure more people), tidak hanya fokus pada pertumbuhan premi saja,” kata Joos. 

Melalui Program 'Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu', Allianz Indonesia melakukan perluasan akses perlindungan asuransi jiwa mikro Sekoci dan perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada masyarakat yang menjadi nasabah bank sampah. Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan perlindungan asuransi dengan cara menukarkan saldo tabungan di bank sampah.

“Berangkat dari kondisi masih rendahnya penetrasi asuransi dan inklusi finansial dibandingkan dengan kondisi demografi dan luas wilayah Indonesia, kami melakukan berbagai inovasi dan sinergi untuk menyediakan layanan keuangan dan akses asuransi bagi segmen masyarakat yang belum tersentuh”, kata Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia, Peter van Zyl.

Dalam Program 'Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu' ini Allianz Indonesia bekerja sama dengan mitra strategis yang menyediakan aplikasi digital MySmash untuk mendukung kegiatan operasional Bank Sampah di seluruh Indonesia dan berfungsi sebagai kanal distribusi baru untuk memberikan akses perlindungan asuransi jiwa mikro “Sekoci” bagi masyarakat yang menjadi nasabah Bank Sampah. Sedangkan untuk asuransi kecelakaan diri, proses pendaftarannya bisa dilakukan secara manual melalui bank sampah tempat nasabah menabung sampah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA