Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Guru Kibarkan Bendera HTI, Ganjar: Tak Ada Ampun

Kamis 17 Oct 2019 18:51 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Pemprov akan meminta klarifikasi ke guru yang bersangkutan sebelum bersikap.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG  -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, tidak akan memberi ampun kepada guru dan pelajar di SMK Negeri 2 Sragen jika terbukti serta terlibat dalam pengibaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ganjar mengatakan, kasus ini sedang didalami.

"Sedang kami dalami, ada dugaan oknum guru yang terlibat dalam pengibaran bendera itu, saya sudah cek medsosnya dan lainnya. Kalau memang terbukti melanggar dan ada faktor kesengajaan, saya tidak ada ampun soal itu," kata Ganjar saat ditemui usai acara Rapat Forkompimda di Hotel UTC Semarang, Kamis (17/10).

Kendati demikian, Ganjar mengaku tidak mau bertindak gegabah dalam mengambil keputusan terkait pengibaran bendera HTI. Pemprov akan tetap meminta klarifikasi dari sejumlah pihak terkait, baik dari pelajar, kepala sekolah, maupun oknum guru terkait kejadian yang sempat viral di media sosial itu.

Terkait dengan hal itu, Ganjar juga telah menerjunkan tim khusus ke sekolah tersebut untuk menggali informasi.

"Tetap kami dalami dulu, kami sudah terjunkan tim yang bertugas soal itu. Biar tidak berperasangka buruk, mudah-mudahan bisa memberikan klarifikasi dengan baik, kalau tidak ya pasti saya beri sanksi tegas," ujarnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu belum dapat memastikan apakah kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Sragen telah terpapar paham terlarang.

"Saya belum menyimpulkan sampai situ, namun sudah menanyakan kepada para siswa yang ada di foto tersebut, dan mereka mengatakan tidak tahu bahwa bendera yang dipegang adalah bendera HTI," katanya.

Para guru, lanjut Ganjar, juga mengaku tidak tahu pengibaran bendera HTI.
"Tapi masak ndak ngerti, kalau itu kejadiannya 6 Oktober kemarin, kan sudah tahu bahwa itu bendera apa," ujarnya.

Seperti diketahui, foto sejumlah siswa-siswi SMKN 2 Sragen yang memegang bendera HTI dan bendera Palestina viral di media sosial.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA