Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Nasaruddin: Pelantikan Presiden Harusnya Penuh Kegembiraan

Kamis 17 Oct 2019 19:28 WIB

Red: Andi Nur Aminah

KH Nazaruddin Umar

KH Nazaruddin Umar

Foto: TV One, Maman Sudiaman/Republika
masyarakat untuk tak perlu turun ke jalan unjuk rasa pada pelantikan 20 Oktober 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mengajak masyarakat agar menyikapi pelantikan presiden dengan penuh kegembiraan, bukan malah sebaliknya. "Kalau saya anggap pelantikan itu adalah hari kebahagiaan untuk bangsa Indonesia, karena ini adalah puncak pesta demokrasi kita kan," kata KH Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (17/10).

Baca Juga

Pesta demokrasi kata dia diselenggarakan demi memilih sosok terbaik untuk memimpin Indonesia. Dan pada Pemilu 2019 lalu masyarakat sudah menjatuhkan pilihannya kepada Presiden Joko Widodo dengan wakilnya Ma'ruf Amin.

Sekarang, menurut Nazaruddin tinggal mempercayakan kepada Jokowi-Ma'ruf untuk menakhodai Indonesia selama lima tahun ke depan. "Kalau sosok Pak Jokowi sendiri adalah orang yang terbaik secara fakta dipilih oleh masyarakat Indonesia, maka dari itu kita harus terima apa adanya, mari kita matang menerima hasil pemilihan ini," ucapnya.

Nasaruddin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu turun ke jalan unjuk rasa pada pelantikan 20 Oktober 2019. "Mari kita mendoakan pemimpin yang terpilih ini sehat, baik, menyelesaikan seluruh janji-janji yang pernah dijanjikan kepada masyarakat, akhirnya Indonesia yang akan menang," ujarnya.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah memastikan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 dihelat Ahad (20/10) pukul 14.30 WIB.

Berbeda pada sebelumnya yang digelar pagi hari, pada periode ini waktu pelantikan dimundurkan menjadi siang hari. Dengan pertimbangan untuk memberi kesempatan kepada warga negara beribadah di Minggu pagi dan memberikan kesempatan masyarakat yang ingin melaksanakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA