Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Siswa SD di Karawang Terpaksa Belajar di Halaman Rumah Warga

Sabtu 19 Oct 2019 23:51 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Ratusan pelajar SDN di Karawang terpaksa belajar di halaman rumah warga

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN)Malangsari II, Desa Malangsari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, terpaksa belajar di halaman rumah warga setempat yang beratapkan terpal. Hal itu dilakukan karena gedung sekolah mereka rusak.

AYO BACA : Kelas Ambruk, Siswa SLB C Bundaku Bekasi Belajar di Tenda Darurat

Kepala SD Negeri Malangsari II Taswani mengatakan pihaknya terpaksa membuat ruang kelas darurat di halaman rumah warga karena ruang kelas dalam proses renovasi. "Ada 102 pelajar yang sekolah di halaman rumah warga setempat," katanya.

AYO BACA : SDN 115 Turangga Resah Tunggu Bantuan Perbaikan Sekolah

Ia mengatakan, para pelajar di sekolah yang dipimpinnya itu tidak belajar di ruang kelas sekolah, karena saat ini kondisi ruang kelas mereka tidak memungkinkan untuk digunakan kegiatan belajar mengajar.

"Ruang kelasnya ada yang sedang direhab. Selain itu, ada juga tiga ruang rusak yang rusak, atapnya roboh," katanya.

Ia mengatakan, ruang kelas yang rusak itu merupakan hasil kegiatan renovasi dua tahun lalu melalui dana Corporate Social Responsibily (CSR) dari bank bjb senilai Rp203 juta. Namun saat ini kondisinya sudah rusak dan atapnya ambruk.

"Untuk ruang kelas lainnya yang kini direnovasi menggunakan anggaran bantuan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)," tutur Taswani.

AYO BACA : 715 Ruang Kelas di Bekasi Belum Miliki Meja dan Kursi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA