Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Siswa MI Takmirul Islam Galang Dana Bantu Korban Asap

Sabtu 19 Okt 2019 21:39 WIB

Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar

Siswa MI Takmirul Islam Surakarta menggalang dana untuk korban asap.

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Asap yang masih tebal menyelimuti kawasan Sumatra dan Kalimantan hingga saat ini membuat banyak pihak prihatin. Keprihatinan yang nyata salah satunya ditunjukkan oleh siswa MI Takmirul Islam Surakarta dengan menggalang dana ke keluarga besar sekolah MI Takmirul Islam Surakarta.

Aksi penggalangan dana tersebut dimulai sejak 7-17 Oktober 2019. ”Dua hari yang lalu, kami menyalurkan dana sebanyak 18.739.000 melalui Solo Peduli untuk disalurkan ke wilayah terdampak bencana asap,” terang Kepala Sekolah MI Takmirul Islam Surakarta, Johansyah.

Siswa-siswi mengumpulkan dana bencana yang diserahkan melalui wali kelas masing-masing. Dana juga diperoleh dari para guru, kepala sekolah, dan jajaran staf TU. Hingga kini dana sudah terkumpul sebanyak Rp 18.789.000.

”Setelah diterangkan bu guru, lalu saya pulang dan bilang ke mama, saya ingin membantu teman-teman yang kena asap. Kemarin uang dari mama sudah saya titipkan melalui bu guru, semoga mereka jadi senang,” tutur salah satu siswa MI Takmirul Islam, Muhammad (11 tahun).

Muhammad juga memangkas uang jajannya untuk diberikan ke korban asap.

”Saya sangat terharu melihat akhlah siswa-siswi Takmirul Islam yang mau menyisihkan sebagain uang jajannya untuk membantu korban bencana, tentu tidak mudah bagi anak kecil yang rela meyisihkan uang jajannya,” jelas Aminah, Kamis (17/10/2019).

The post appeared first on Joglosemar News.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab joglosemarnews.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA