Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Ulah Kera Liar Diduga Rusak Tanaman Jagung di Ponorogo

Sabtu 19 Oct 2019 13:50 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

.

.

Petani jagung di Ponorogo terancam gagal panen gara-gara ulah kera liar.

jatimnow.com - Para petani jagung di Desa Nglurup, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, terancam gagal panen. Sebab, jagung-jagung yang mereka tanam diserbu segerombolan hewan diduga kera, hingga tinggal tongkolnya saja.

"Sudah dua tahun ini, saat kemarau, banyak kera yang turun gunung dan mencari makan ke ladang di kampung ini," kata Mini, salah satu petani, Sabtu (19/10/2019).

Menurut Mini, atas peristiwa itu, Mini harus menjaga kebun jagungnya secara bergantian dengan sang anak. Sebab, gerombolan kera liar itu turun sewaktu-waktu.

"Yang pasti pagi atau sore, harus ada yang jaga dan mengusir kera. Kalau tidak, ya jagung di kebun saya bisa rusak semua," jelas Mini.

Mini mengaku, serangan kera liar dalam musim kemarau 2019 ini, sejak awal Oktober 2019.

"Tidak hanya memakan jagung, kera-kera itu juga membuat pohon jagung tumbang," tambahnya.

Ia bersama petani lainnya saat ini hanya bisa mengusir kera-kera tersebut dengan kentongan dan orang-orangan sawah. Namun cara itu belum efektif, lantaran kera-kera tersebut hanya takut kepada manusia.

"Meski dipasang orang-orangan sawah, kera-kera itu tetap datang kalau kebun tidak dijaga," tutur Mini.

Kera-kera liar itu merupakan penghuni hutan yang berdekatan dengan kebun jagung milik warga. Turunnya kera-kera ke ladang warga, diduga akibat sering terjadinya kebakaran hutan dan sulitnya sumber air dan makanan yang ada di gunung, sebagai habitatnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA