Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Bawa Motor, Pelajar SMP Tewas Tabrakan dengan Pikap

Ahad 20 Oct 2019 00:35 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

Kecelakaan (ilustrasi)

Kecelakaan (ilustrasi)

Foto: Antara
Pelajar SMP Negeri 1 Tulungagung tewas setelah motornya tabrakan dengan pikap

jatimnow.com - Seorang pelajar SMP Negeri 1 di Tulungagung tewas setelah motornya bertabrakan dengan sebuah mobil pikap di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat.

Korban bernama Uut Wulan Pebryani Nurhaliza (15), warga Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, tewas setelah korban terpelanting dan kepalanya membentur aspal.

Kanit Laka Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriantanto mengatakan kecelakaan tersebut terjadi saat korban yang membawa motor Honda Beat bernopol AG 2553 RCM bertabrakan dengan pikap nopol AG 9818 RH yang dikemudikan oleh Muslim (60) warga Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

"Kerasnya benturan membuat korban yang merupakan pelajar SMP tewas di lokasi kecelakaan," ujarnya, Sabtu (19/10/2019).

Dari olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan tersebut berawal saat korban melaju dari arah barat menuju timur.

Sedangkan mobil pikap melaju dari arah sebaliknya. Korban diduga kurang berkonsentrasi saat berusaha mendahului kendaraan didepannya sehingga posisinya terlalu ke arah kanan.

"Karena jarak sudah dekat, pengemudi mobil pikap tidak bisa menghindari sepeda motor korban," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pengemudi kendaraan ini diketahui tidak mempunyai surat izin mengemudi (SIM) baik korban atau Muslim.

"Untuk kendaraan baik motor maupun mobil pikap sudah kita bawa ke Mako Polres," pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA