Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Usai Gerimis, Tanah di Salawu Tasik Bergerak

Sabtu 19 Okt 2019 23:20 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Bencana pergerakan tanah terjadi di Kampung Malompong, Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

tasik , AYO bandung .COM -- Bencana pergerakan tanah terjadi di Kampung Malompong Desa Karangmukti Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Pergerakan tanah terjadi usai gerimis melanda kawasan tersebut, Jumat (18/10/2019) malam.

Pergerakan tanah itu menyebabkan munculnya retakan di jalan desa serta saluran irigasi. Meski belum merambah pemukiman, tapi warga sudah merasa khawatir bencana yang lebih besar datang secara tiba-tiba.

Diameter retakan di jalan desa terlihat antara 5 hingga 10 centimeter. Sementara retakan di saluran irigasi cukup besar antara 15 hingga 40 centimeter.

Belum diketahui pasti panjang retakan di saluran irigasi, namun pasokan air untuk mengaliri hektaran lahan sawah terputus. Air masuk ke dalam tanah hingga rawan sebabkan tanah longsor.

"Kami relawan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) cek ke lokasi benar ada pergerakan tanah, tapi masih di seputar jalan sama saluran irigasi sawah warga," ujar Udan, relawan BPBD Desa Karangmukti, Sabtu (19/10/2019).

Penyebab retakan diperkirakan akibat tanah dalam kondisi labil karena tertimpa air hujan. Sebelumnya tanah dalam kondisi kering karena musim kemarau.

"Hujan deras memang semalam, tanah kering asalnya terimpa hujan jadi retak," tambah Udan.

Warga sekitar mengaku khawatir retakan menjangkau pemukiman. Apalagi, diperkirakan musim hujan akan segera tiba.

"Semoga tidak sampai kepemukiman retakanya, lumayan ketakutan jadi longsor," ucap Edah, warga sekitar. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA