Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Pedagang Bunga Jaksel Mulai Banyak Pesanan Jelang Pelantikan

Ahad 20 Oct 2019 02:55 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Pedagang mengabadikan karangan bunga ucapan selamat kepada Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, Sabtu (19/10/2019).

Pedagang mengabadikan karangan bunga ucapan selamat kepada Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, Sabtu (19/10/2019).

Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Pemesan bisa perorangan, instansi pemerintahan, pejabat tinggi juga ormas.

REPUBLIKA -- Sejumlah pedagang bunga (florist) di wilayah Jakarta Selatan mengaku mulai mendapatkan pesanan karangan bunga untuk pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilihan, Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan dilantik Ahad (20/10). "Sejak kemarin (Jumat) sudah ada yang tanya-tanya harga, yang pesanan juga sudah ada tapi belum banyak," kata Ruslan pemilik toko bunga Indira Jaya, di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10).

Baca Juga

Ruslan mengatakan pemesan biasanya datang dari sejumlah pelanggan baik perorangan, instansi pemerintahan, swasta maupun ormas. Juga ada dari pejabat tinggi yang berada di wilayah Jakarta Selatan maupun dari luar kawasan.

Pada pelantikan presiden lima tahun lalu, Ruslan juga mendapat pesanan hingga 20 karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan. Toko bunga milik Ruslan pernah menerima pesanan karangan bunga dari Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan dari Megawati Soekarno Putri ini terlihat dari dokumentasi yang dipajang di tokonya.

"Iya pernah nerima pesanan yang pesan tentunya ajudan bukan orangnya langsung," kata Ruslan.

Total ada lima pedagang bunga di Jalan Dharmawangsa Raya tersebut, mereka merupakan pecahan dari pedagang bunga Taman Barito yang sempat digusur ke Pasar Santa, Jakarta Selatan. Arif pemilik Esa Florist mengatakan pesanan karangan bunga tidak hanya datang dari wilayah Jakarta tapi juga luar Pulau Jawa.

Esa florist pernah juga menerima pesanan dari pejabat daerah yang ada di Aceh untuk mengirimkan karangan bunga. "Mereka memesan dari toko florist yang ada di daerah mereka, nanti pemilik toko daerah setempat akan menghubungi kita," katanya.

Menurut Arif, seluruh pedagang florist sudah tergabung dalam wadah komunitas pedagang bunga Indonesia, sehingga bisa melayani antar wilayah. Harga sebuah karangan bunga bervariasi tergantung dari ukuran dan banyak bunga yang dipakai serta jenis bunganya. Harga karangan bunga berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 15 juta per karangan.

Beberapa ukuran dan harga satu karangan bunga yang dijual pedagang yakni ukuran standar 2x120 cm Rp 500 ribu, 2x1,5 meter Rp750 ribu, 2x2 meter Rp1,5 juta-2 juta, 2x4 meter Rp5 juta, 3x2 meter Rp5 juta, Dan 1,20x4 meter Rp 2,5 juta - Rp3 juta.

"Bunganya juga tergantung, ada yang di atas sama di bawah saja, full seluruh bingkai, hanya di bawah saja, atau di sisi kiri dan kanan kayak kuping, itu beda-beda lagi harganya," kata Arif.

Untuk pengerjaan satu karangan bunga dapat selesai dalam waktu satu hingga dua jam, tergantung pesanan dan banyaknya tulisan yang ingin dibuat.

Rizal pekerja di Ellin Florist mengatakan pekerjaan paling menyita banyak waktu ada yang memasang tulisan ucapan selamat menggunakan suyok (bunga kertas) yang menyerupai bungatahi ayam.

Ketika pesanan membludak, pekerja biasanya membuat stok agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai dan bisa dikirim tepat waktu. "Satu jam selesai, tergantung model pesanannya. Kami pernah menerima pesanan 43 karangan bunga waktu ibu Anie Yudhoyono meninggal, semua selesai dua hari," kata Rizal.

Sementara itu, sejak Sabtu pagi (19/10) sejumlah karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan sudah tampak berjejer di Jalan Veteran atau samping Istana Negara Jakarta.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah memastikan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 dilaksanakan Ahad (20/10) pukul 14.30 WIB. Berbeda pada periode sebelumnya yang digelar pagi hari, pada tahun ini waktu pelantikan dimundurkan menjadi siang hari, dengan pertimbangan untuk memberi kesempatan kepada warga negara beribadah di Minggu pagi dan aktivitas lainnya.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA