Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Jokowi Ungkap Alasan Hilangkan Arak-arakan Pelantikan

Ahad 20 Oct 2019 15:32 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Ani Nursalikah

Berangkat Menuju Senayan. Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan wartawan sebe lum menuju Gedung MPR di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/10/2019).

Berangkat Menuju Senayan. Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan wartawan sebe lum menuju Gedung MPR di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/10/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Jokowi menekankan semangat segera bekerja setelah dilantik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasannya menghilangkan prosesi arak-arakan yang seharusnya diadakan usai pelantikan. Hal ini tentu berbeda dibanding saat pelantikan 2014 dimana Jokowi diarak menuju Istana Merdeka.

Sesaat sebelum meninggalkan istana, Jokowi sempat menyampaikan situasi pelantikan saat ini berbeda dengan lima tahun lalu. Ia mengungkapkan pesan penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah semangat untuk segera bekerja setelah dilantik.

"Ya karena ini sudah yang kedua. Yang paling penting saya kira setelah pelantikan, yang paling penting kita kerja bersama, kerja bersama-sama membawa negara ini pada sebuah Indonesia maju. Itu saja," ujar Jokowi, Ahad (20/10).

Jokowi berangkat menuju lokasi pelantikan di Gedung MPR-DPR RI didampingi oleh Ibu Negara Iriana dan ketiga putra-putrinya. Keluar dari Istana Merdeka, terlihat ikut berjalan di belakang Jokowi adalah Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep, dan sang menantu, Bobby Nasution. Istri Gibran, Selvi Ananda dan cucu Jokowi, Jan Ethes, tidak hadir dalam pelantikan ini.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA