Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Demokrat tak Ragu Sodorkan AHY Sebagai Menteri Muda

Senin 21 Oct 2019 10:48 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Namun, Partai Demokrat tak akan mencampuri urusan menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan menduga bahwa Presiden Joko Widodo telah mengantongi nama-nama menteri yang akan mengisi kabinetnya. Kendati demikian, ia mengatakan, Demokrat siap mengajukan nama Agus Harimurti Yudhoyono jika Jokowi memerlukan pikiran dan tenaganya untuk lima tahun ke depan.

Baca Juga

"Kalau dia (Jokowi) butuh anak-anak muda yang kalau soal kecepatan, ya saya tidak ragu untuk menyebut nama Mas AHY sebagai tokoh muda," ujar Hinca saat dikonfirmasi, Senin (21/10).

Namun, Partai Demokrat tak akan mencampuri urusan menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebab, itu merupakan hak prerogatif dari presiden.

"Kita tunggu saja siapa yang akan diumumkannya, Demokrat akan menjadi bagian yang utuh sesuai talenta-talenta kami lah yang kami punya," ujar Hinca.

Diketahui, Presiden Joko Widodo berencana memperkenalkan susunan kabinet barunya bersama Ma'ruf Amin kepada masyarakat pada hari ini. Rencana ini sudah disampaikannya sebanyak tiga kali pada Ahad kemarin, di sebelum dan sesudah momen pelantikannya sebagai Presiden RI di Gedung MPR/DPR

"Besok kita akan kenalkan dulu, menteri-menteri, yang telah kita pilih, kita kenalkan. Ya setelah dikenalkan, tentu saja ya akan segera dilantik," ujar Jokowi.

Jokowi menyatakan bahwa kabinet kerja jilid akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik. Secara spesifik, Jokowi menyatakan bahwa komposisi menteri dari partai politik memiliki porsi yang sedikit lebih kecil ketimbang kalangan profesional.

"Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen," ujar Jokowi.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA