Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

PVMBG Imbau Waspadai Potensi Longsor di Jabar

Senin 21 Okt 2019 14:35 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Esthi Maharani

Longsor di Jabar (Republika/Musiron)

Longsor di Jabar (Republika/Musiron)

Kondisi tanah yang mengalami retak-retak saat kemarau berpotensi longsor saat hujan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) waspada terhadap potensi longsor jelang musim hujan yang akan datang. Kondisi tanah yang mengalami retak-retak saat kemarau berpotensi longsor saat hujan.

"Kami imbau memasuki musim hujan, retak-retak (tanah) berpotensi terjadi longsor di Jawa Barat bagian Tengah dan Selatan," ujarnya kepada wartawan di Kantor PVMBG, Senin (21/10).

Menurutnya, wilayah Selatan dan Tengah banyak daerah yang memiliki kontur pegunungan dan berbukit. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan kewaspadaan pemda dan mengecek daerah yang berpotensi longsor.

Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan pada Oktober beberapa wilayah di Jawa Barat sudah mulai memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Sehingga berpotensi terjadinya cuaca ekstrim seperti angin kencang.

Menurutnya, pada Ahad (20/10) malam hingga Senin (21/10) pagi angin kencang merusak atap rumah warga di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dengan kerusakan beragam dari ringan, sedang hingga berat.

Selain itu beberapa pohon mengalami tumbang seperti di Jalan Pangalengan. Kondisi tersebut disebabkan adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan di wilayah belahan bumi Selatan dan belahan bumi Utara menyebabkan terjadinya lintasan angin yang kencang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA