Wednesday, 11 Rabiul Awwal 1442 / 28 October 2020

Wednesday, 11 Rabiul Awwal 1442 / 28 October 2020

Plate Akui Nasdem Lakukan Komunikasi Intens Soal Menteri

Senin 21 Oct 2019 06:00 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Teguh Firmansyah

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate menanggapi isu keretakan antara Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/10).

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate menanggapi isu keretakan antara Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/10).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Nasdem yain Jokowi akan menyusun kabinetnya dengan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate mengungkapkan bahwa komunikasi yang terjalin antara Partai Nasdem dengan presiden Joko Wiidodo berlangsung terus menerus. Sebagai partai pengusung Jokowi-Ma'ruf, menurutnya wajar jika Partai Nasdem ingin amankan kursi menteri.

"Ya pasti ada (komunikasi) kami partai pengusung presiden. Kami punya tugas bila dibutuhkan oleh presiden harus membantu  presiden," kata Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (20/10)

Kendati demikian Partai Nasdem tetap menunggu keputusan kabinet diumumkan oleh Jokowi. Ia meyakini Jokowi dan Ma'ruf Amin sudah menyiapkan struktur kabinetnya dan nomenklaturnya dengan baik.

"Tentu kami berharap dengan dilantiknya presiden kali ini segenap rakyat kita menjemputnya dengan suka ria, penuh suka cita dan lalu menyongsong kabinet yang baru dengan penuh semangat, bergerak bersama sama menuju Indonesia maju," ujarnya.

Selain itu Plate juga menjawab terkait nama Viktor Laiskodat sebagai salah satu nama kader Nasdem yang disebut-sebut bakal menjadi menteri Jokowi. Menurutnya sosok Viktor bukan orang baru dalam perpolitikan di Jakarta. "Mau ditaruh di mana saja siap, tapi itu sekali lagi, kita tunggu."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA