Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Angin Kencang Rusak Ribuan Rumah di Dataran Tinggi Dieng

Selasa 22 Okt 2019 16:30 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih

Angin kencang. Ilustrasi

Angin kencang. Ilustrasi

Angin kencang terjadi saat warga sedang tidur lelap di rumahnya masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA -- Berbagai bencana terjadi di kawasan wilayah Kecamatan Batur Kecamatan Banjarnegara yang berada di Dataran Tinggi Dieng. Selain bencana kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Petarangan, bencana angin kencang juga melanda sembilan desa di wilayah kecamatan tersebut.

''Kejadian angin kencang tersebut, terjadi terjadi Ahad (20/10) malam. Hingga saat ini, kami masih melakukan upaya assesment dan membantu warga untuk memperbaiki bangunan dan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan, serta menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang yang menutupi akses jalan,'' ucap Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Arief Rahman, Selasa (22/10).

Dia menyebutkan, data terakhir yang diperoleh, angin kencang tersebut telah menyebabkan 1.092 rumah warga mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, rumah warga yang mengalami rusak berat ada sebanyak 202 unit, rusak sedang 510 unit, rusak ringan 382 unit.

''Selain desa-desa di wilayah Kecamatan Batur, juga ada 1 desa di Kecamatan Pejawaran yang rumah warganya mengalami kerusakan akibat angin kencang. Namun seluruh rumah warga di desa ini hanya mengalami rusak ringan, jumlahnya sebanyak 15 unit,'' katanya.

Selain bangunan rumah warga, Arief juga menyebutkan, ada 11 bangunan sekolah dasar (SD) yang mengalami kerusakan. ''Bangunan Pasar Pasar Batur juga mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap,'' katanya.

Mengenai total kerugian yang ditimbulkan, Arief mengaku, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan. Sedangkan mengenai korban luka, dia menyatakan, sejauh belum mendapat laporan adanya korban. ''Sejauh ini, kami tidak mendapat laporan adanya korban jiwa atau pun korban luka,'' katanya.

Menurutnya, bencana angin kencang tersebut terjadi saat warga sedang tidur lelap di rumahnya masing-masing. Angin kencang yang tiba-tiba berlangsung, menyebabkan sebagian warga terbangun dan tetap berlindung di rumah masing-masing. ''Kebanyakan rumah yang mengalami rusak berat, disebabkan pohon tumbang yang menimpa atap rumah mereka,'' katanya.

Dia juga menyebutkan, banyaknya pohon yang tumbang, menyebabkan akses jalan dari Banjarnegara-Dieng melalui Kecamatan Batur, mengalami gangguan. Hal ini mengingat beberapa lokasi jalan, tertutup batang kayu yang tumbang. Termasuk beberapa fasilitas publik di lokasi obyek wisata juga dilaporkan rusak.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA