Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Tabrakan di Jalinsum Lampung, Enam Meninggal

Selasa 22 Okt 2019 17:42 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Muhammad Hafil

Ilustrasi Kecelakaan Bus

Ilustrasi Kecelakaan Bus

Foto: Foto : MgRol_94
Mobil truk mengalami rem blong.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Tabrakan terjadi lagi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) persisnya di KM 266, Kampung Terbangg Ilir, Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (20/10) siang. Truk melawan Pikcup menyebabkan enam orang meninggal dunia, tujuh orang luka-luka.

Baca Juga

Keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, Selasa petang, sebuah truk nopol BE 8135 QP dengan sopir Riyanto (35 tahun) membawa penumpang 10 orang. Trukmelaju dari Bandar Lampung menuju Menggala (Tulangbawang). Truk tersebut membawa batu bata.

Saat menikung, mobil truk mengalami rem blong. Tiba-tiba dari depan melaju sebuah mobil pickup Grand Max nopol 9157 EZ juga melaju cepat dan oleng, sehingga memakan jalur truk. Saat berlawan arah dalam satu jalur tabrakan tak terhindarkan lagi. “Mobil truk menimpa pick up Grand Max,” kata Iwan, seorang saksi menceritakan.

Menurut dia, mobil pick up Grand Max terbakar. Sopir dan penumpang di dalam mobil tersebut mengalami luka bakar dan luka hentakan. Korban tersebut dibawa ke Klinik Mutiara Hati Mandala.

Kanit Lantas Polres Lampung Tengah Iptu Ludi Nugraha menyatakan, korban sudah dilarikan ke klinik terdekat. Sedangkan Riyanto, sopir truk, sudah diamankan di Mapolres Lampung Tengah. Menurut keterangan Riyanto, ia membawa pesanan batu bata dari Sumber Agung tujuan Menggala.

Penumpang truk ada yang terbakar dan terluka, juga ada yang meninggal dunia di tempat. Tabrakan tidak dapat dihindari karena mobil pick up melaju kencang dari arah berlawanan lalu masuk jalur kanan.

Keterangan dari Mapolres Lampung Tengah, korban meninggal yakni Rano (30), Nabila (9), Narjo (60), dan Kasirin (35). Empat korban meninggal tersebut warga Kampung Sumber Agung, Seputih Mataram, Lampung Tengah. Dua korban lagi masih dilakukan identifikasi karena terbakar.

Sedangkan korban luka-luka sebanyak tujuh orang. Yakni, Syafei (35), Wanto (37), Soleman (10), M Saleh Akbar (23), Dasimanto (30), Siti Khalifah (35), dan Riyanto (35). Korban luka tersebut diketahui warga Sumber Agung, Seputih Mataram. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara, dan memeriksa sopir dan saksi untuk melakukan kronologis kejadian. Belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA