Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Tim yang Terjebak di Gunung Argopuro Berhasil Dievakuasi

Rabu 23 Oct 2019 00:07 WIB

Red: Nora Azizah

Kebakaran gunung (Ilustrasi)

Kebakaran gunung (Ilustrasi)

Foto: Antara/Budi Candra Setya
Empat orang mengalami dehidrasi berat, dan dua lainnya dinyatakan sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Tim penanganan kebakaran di Gunung Argopuro, Jawa Timur, terjebak di lokasi kejadian. Hal ini diduga terjadi karena banyaknya titik api yang berada di sekitar lokasi dan sulitnya mencari jalur alternatif. Berdasarkan laporan dari lokasi, Selasa (22/10), sejumlah anggota tim mengalami dehidrasi berat akibat terkepung api.

"Kami menerima laporan dari saudara Rezha yang merupakan tim penanganan karhutla Gunung Argopuro yang meminta penjemputan timnya melalui radio karena terjebak asap karhutla pada Selasa pukul 10.00 WIB di ketinggian 1.919 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo, Selasa malam.

Menurutnya, ada enam orang dalam tim yang terjebak di lokasi kebakaran, yakni Rezha, Juan, Farid, A. Gayug, Irfan, dan Bagus. Sebanyak empat orang dilaporkan mengalami dehidrasi berat, dan dua orang masih dalam kondisi sehat.

"Untuk itu, kami segera menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan dengan memberangkatkan tim lain untuk mengevakuasi enam petugas yang terjebak di lereng Gunung Argopuro tersebut," tuturnya.

Ia menjelaskan, lokasi Ketajek di Desa Suci, Kecamatan Panti, dipilih sebagai titik penjemputan. Pihak BPBD Jember juga sudah berkoordinasi dengan warga lokal untuk memimpin tim evakuasi penyintas yang terjebak kebakaran.

"Ada dua tim yang berangkat melakukan evakuasi terhadap penyintas yang terjebak itu dan Alhamdulillah semuanya berhasil dievakuasi dengan selamat, meskipun empat petugas mengalami dehidrasi berat," katanya.

Heru mengatakan tim penanganan karhutla sempat mencari jalur alternatif untuk keluar. Namun, titik api terlalu banyak, sehingga menyebabkan petugas kesulitan untuk keluar dari kawasan tersebut.

"Enam penyintas tiba dengan selamat di Posko Ketajek pada malam ini pukul 22.00 WIB, sehingga tim medis dari Puskemas Panti segera memberikan penanganan terhadap empat orang yang mengalami dehidrasi berat itu," ujarnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA