Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Tarif LRT Cibubur-Dukuh Atas Rp 12 Ribu

Senin 14 Oct 2019 06:50 WIB

Rep: Rahayu Subekti./ Red: Muhammad Hafil

Pengangkatan rangkaian kereta lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di Stasiun LRT Cibubur, Ahad (13/10).

Pengangkatan rangkaian kereta lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di Stasiun LRT Cibubur, Ahad (13/10).

Foto: Republika/Rahayu Subekti
Sudah ada perkiraan harga dari Cibubur ke Dukuh Atas.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek secara keseluruhan lintas Cibubur-Cawang, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan Dukuh Atas-Bekasi Timut akan beroperasi pada 2021. Meski belum diketahui secara total, Budi mengatakan sudah ada perkiraan harga tiket untuk rute dari Cibubur hingga Dukuh Atas.

Baca Juga

"Tarifnya nanti Rp 12 ribu itu sudah disubsidi karena harga komersilnya Rp 25 ribu dari Cibubur-Dukuh Atas," Budi usai meninjau pengangkatan rangkaian kereta LRT Jabodebek di Stasiun LRT Cibubur, Ahad (14/10).

Sementara itu, Dirjen Perkerertaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Zulfikri belum bisa memastikan apakah nantinya akan beroperasi lebih awal untuk LRT Jabodebek lintas Cibubur-Cawang. Padahal sebelumnya, lintas tersebut direncanakan akan beroperasi lebih dahulu pada tahun ini.

Zulfikri mengatakan hal tersebut belum bisa ditentukan karena masih harus melakukan uji coba terlebih dahulu. "Satu tahun ini masih uji coba, ada uji dinamis dan lainnya," ujar Zulfikri.

Dengan begitu, Zulfikri menegaskan tahun depan belum bisa dilakukan uji publik LRT Jabodebek karena proses uji coba memakan waktu cukup lama. Menuurt Zulfikri, uji coba LRT Jabodebek akan melewati banyak tahap.

"(Uji coba) ada pengujian sampai ke sertifikasi. Kita belum bicara sertifikasi ini, awal ini kita uji sistem dulu. Baik uji dinamis dan statis di pabrikan," ungkap Zulfikri.

Saat ini, PT Adhi Karya mulai melakukan proses pengangkatan rangkaian kereta LRT Jabodebek. Proses tersebut dimulai kemarin (13/10) dengan mengangkat satu rangkaian yamg terdiri dari enam kereta menggunakan gantry crane ke lintasan di Stasiun LRT Cibubur.

Secara total pembangunan konstrusi LRT Jabodebek sampai 4 Oktober 2019 mencapai 66,13 persen. "Khusus untuk lintasan Cawang-Cibubur ini konstruksinya mencapai 85,7 persen," tutur Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto.

Selanjutnya, untuk kontruksi lintas Cwang-Kuningan-Dukuh Atas pengerjaannya sudah mencapai 56,1 persen. Sementara lintas Cawang-Bekasi Timur konstruksinya mencapai 59,5 persen. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA