Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Wiranto Ingatkan Mahfud akan Banyaknya Tugas Menko Polhukam

Rabu 23 Oct 2019 15:19 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Andi Nur Aminah

Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) bersama mantan Menko Polhukam Wiranto (kanan) mengikuti serah terima jabatan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Menko Polhukam Mahfud MD (kiri) bersama mantan Menko Polhukam Wiranto (kanan) mengikuti serah terima jabatan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Kurang lebih 10 kementerian dan sekitar lima lembaga yang harus dikoordinasikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- wiranto telah resmi menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) kepada mahfud md . Ia mengingatkan Mahfud akan banyaknya tugas yang diemban oleh Menko Polhukam.

Baca Juga

"Kemenko Polhukam paling tidak membawahi dan mengoordinasikan, menyinkronkan, dan mengendalikan kurang lebih 10 kementerian dan kurang lebih lima lembaga. Cukup besar ya," ujar Wiranto dalam Serah Terima Jabatan di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Selama lima tahun pemerintahan pertama Joko Widodo (Jokowi), kata dia, sudah terjadi dua kali pergantian Menko Polhukam. Ia memberi tahu Mahfud, Kemenko Polhukam telah mengerjakan banyak hal pada periode itu. Ia juga menjabarkan kejadian-kejadian yang telah diatasi olehnya selama menjadi menteri.

"Tiga tahun tiga bulan, selama penugasan seperti itu cukup banyak yang saya kira teman-teman sekalian ikut menyelesaikan. Seperti peristiwa 212, 411, kemudian penyanderaan di Mako Brimob, kemudian peristiwa 21-22 April," katanya.

Wiranto berharap, penerusnya itu bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Menurutnya, kerja sama antarkementerian dan lembaga di bawah Kemenko Polhukam selama ini sudah cukup baik.

Ia juga menyatakan telah menyampaikan apa saja yang harus dilakukan oleh Mahfud ke depan. Itu ia sampaikan dalam waktu kurang dari satu jam berbincang sebelum melakukan kegiatan serah terima jabatan.

"Belum semua saya sampaikan kalau dalam waktu satu jam saya sampaikan malah jadi pusing. Tapi sudah ada dalam buku yang kita susun dengan baik," jelas dia.

Ia pun meminta seluruh jajaran Kemenko Polhukam untuk membantu pekerjaan menteri yang baru ke depan dengan sepenuh hati dan kerja sama yang baik. Dengan kesungguhan itu, kata Wiranto, maka tugas-tugas yang akan dihadapi ke depan akan dapat dilakukan dengan mudah.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA