Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Camat Medan Satria Siapkan Satgas Zero Plastik

Rabu 23 Oct 2019 15:38 WIB

Rep: Riza Wahyu Pratama/ Red: Dwi Murdaningsih

Sampah plastik menumpuk dan menebar di pesisir Teluk Lampung, Kamis (17/10).

Sampah plastik menumpuk dan menebar di pesisir Teluk Lampung, Kamis (17/10).

Foto: Republika/Mursalin Yasland
Pemkot Bekasi melarang ASN menggunakan plastik sekali pakai.

REPUBLIKA.CO.ID, bekasi -- Camat medan satria , Lia Erliani sedang menyiapkan surat keputusan camat yang berisikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) zero plastik . Hal itu menyusul, diberlakukannya instruksi Wali Kota Bekasi yang melarang ASN (aparatur sipil negara) menggunakan plastik sekali pakai di lingkungan kantor pemerintahan.

"Saya sedang buat keputusan camat untuk Satgas Zero Plastik. Salah satu tugasnya adalah sebagai 'polisi' bagi teman-temannya yang menbawa plastik," kata Lia saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (23/10).

Sebelumnya, sejak awal Oktober, satgas serupa juga sudah dibentuk di kantor Pemkot Bekasi. Satgas tersebut memiliki tugas untuk berkeliling memeriksa ASN di kantor Pemkot Bekasi yang kedapatan masih menggunakan plastik sekali pakai. Jika satgas menemukan hal itu, maka mereka akan menyita plastik tersebut.

Selain menyebutkan soal Satgas Zero Plastik, Lia juga mengatakan, dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh lurah untuk menjalankan aturan Zero Plastik tersebut. "Pelan-pelan kita akan duplikasi ke tempat lain, termasuk juga dengan para pelaku usaha," kata dia.

Di sisi lain, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Ferdinan mengaku, penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan Pemkot Bekasi sudah mulai berkurang. Ia juga menjelaskan, Satgas Zero Plastik terus melakukan pemeriksaan dengan cara berkeliling di seluruh wilayah kantor.

"Terus berkurang jumlah (ASN yang kedapatan membawa plastik. Minggu pertama ada 30 orang, kemudian di minggu kedua menjadi 17 orang. Semoga kedepannya lingkungan Pemkot Bekasi benar-benar terbebas dari plastik sekali pakai," kata Ferdinan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA