Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Gubernur Sumbar Harap Tito Maksimalkan Peran Daerah

Rabu 23 Okt 2019 20:52 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Agus Yulianto

Irwan Prayitno - Gubernur Sumatra Barat

Irwan Prayitno - Gubernur Sumatra Barat

Foto: Republika/ Wihdan Hidayat
Untuk menuju Indonesia Maju, potensi semua daerah di Indonesia dapat dimaksimalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyambut baik penujukan mantan Kapolri Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri di jajaran kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk 2019-2024. Irwan berharap, Tito dapat melanjutkan program yang baik dari Mendagri sebelumnya Tjahjo Kumolo.

"Semoga Pak Tito Karnavian bisa meneruskan apa yang baik dikerjakan Mendagri sebelumnya," kata Irwan kepada Republika.co.id, Rabu (23/10).

Irwan juga menginginkan Tito dapat memaksimalkan peranan daerah untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih maju. Sebagai kepala daerah, dia berharap, Tito selalu membimbing setiap daerah dan memberi bimbingan agar potensi semua daerah di Indonesia dapat dimaksimalkan. 

Hal ini, kata dia, agar kekayaan yang dimiliki daerah-daerah di Indonesia, dapat mengguncang dunia internasional. "Saya harap Pak Tito bisa membawa peran daerah untuk Indonesia Maju melalui arahan dan bimbingan dari Mendagri," ujar Irwan.

Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan semua anggota Kabinet Indonesia Maju. Salah satunya adalah Tito Karnavian yang dipercaya menjadi Mendagri menggantikan Tjahjo Kumolo.

Tito merupakan lulusan angkatan polisi 1987. Pria asal Palembang Sumatera Selatan tersebut pernah meraih penghargaan Adhi Makayasa karena menjadi lulusan terbaik di angkatannya.

Dalam karirnya di korps Kepolisian RI, Tito dikenal sebagai ahli memberantas terorisme. Tito pernah menjabat Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror selama 2009-2010. Setelah, tiu Tito menjabat sebagai Kapolda Papua 2012-2014. 

Pada tahun 2015-2016, Tito menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Setelah itu Tito sempat menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Terakhir sebelum menjadi Mendagri, Tito menjabat sebagai Kapolri sejak 2016 sampai 2019.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA