Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Mutasi Gen Perbesar Peluang Kanker pada Anak Muda

Jumat 25 Oct 2019 00:35 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi Sel Kanker

Ilustrasi Sel Kanker

Foto: pixabay
Mutasi genetik disebut menyebabkan potensi orang muda terkena kanker meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Praktisi kesehatan pusat kanker Rumah Sakit Parkway Singapura dr. Richard Quek mengatakan mutasi genetik menyebabkan potensi orang muda terkena kanker semakin meningkat.

"Kanker pada orang muda tetap terjadi meski tidak memiliki riwayat kanker secara genetik. Bukan karena keturunan," kata konsultan senior onkologi medis pusat kanker Rumah Sakit Parkway Singapura itu di Semarang, Kamis (24/10).

Dalam 10 tahun terakhir, ujar dia kanker yang menyerang kaum muda sangat dimungkinkan terjadi, meski telah menjaga pola hidup sehat. Menurut dia, belum diketahui penyebab atau pemicu terjadinya mutasi genetik itu.

Ia mengemukakan terdapat beberapa mitos berkaitan dengan penyakit kanker di masyarakat yang harus diluruskan. Ia mencontohkan biopsi yang diduga justru memicu terjadinya kanker.

Teknologi saat ini, kata dia memungkinkan biopsi yang lebih akurat dalam mendeteksi kanker.

"Biopsi aman dilakukan. Perkembangan teknologi meningkatkan akurasi dalam pegambilan sampel biopsi," tambahnya.

Kemoterapi dan radiasi bagi penderita kanker juga perlu dilakukan sejak dini, ujar dia meski menimbulkan efek samping.

Kemoterapi, menurut dia bertujuan untuk membunuh sel kanker yang berproduksi cepat dan tidak mau mati. "Ada efek sampingnya. Sel-sel yang sehat akan terkena dampaknya," sebutnya.

Perkembangan teknologi, lanjut dia juga memungkinkan pengobatan kanker bisa meminimalisasi efek samping yang terjadi.

Ia menyebut teknologi Imuno Terapi lebih baik jika dibanding dengan kemoterapi. "Imuno Terapi merupakan teknik pengobatan yang menginjeksi sel imunitas untuk membunuh sel-sel kanker," katanya.

Untuk meminimalkan petensi terkena kanker, ia menganjurkan pola hidup sehat. "Hindari merokok. Putuskan untuk berhenti merokok, jangan hanya menguranginya," tambahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA