Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Catat! Ini Janji 35 Menteri Kabinet Indonesia Maju

Ahad 27 Oct 2019 05:49 WIB

Red: Elba Damhuri

Pelantikan Kabinet Indonesia Maju. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Agama Fachrul Razi,  Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (dari kiri) berfoto bersama sebelum pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).

Pelantikan Kabinet Indonesia Maju. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (dari kiri) berfoto bersama sebelum pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).

Foto: Republika/ Wihdan
Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju memiliki janji-janji yang direalisasikan.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Sapto Andika Candra

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melantik 38 pejabat menteri dan setingkat menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju, periode 2019-2024. Seluruh menteri diminta untuk mengikuti ritme kerja Jokowi sejak menjabat pada 2014 lalu, yakni bekerja dengan cepat.

Sebagian menteri pun memilih untuk segera melakukan prosesi serah terima jabatan dengan pejabat menteri lama agar segera bisa menjalankan tugas.

Republika mencoba merangkum janji atau target kerja para menteri baru Jokowi-Maruf Amin yang disampaikan kepada awak media usai pelantikan hari ini. Untuk membantu, ditambahkan pula kutipan pernyataan Jokowi saat mengenalkan para menterinya. Berikut rinciannya:

1. Mahfud MD, Menko Polhukam
Koordinasikan penegakan hukum sehingga persepsi tentang penegakan hukum tidak mengecewakan.

2. Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian
- Melanjutkan kebijakan sebelumnya
- Perumusan UU Cipta Kerja
- Menyusun omnibus law tentang investasi

3. Muhadjir Effendy, Menko PMK
- Memperluas lapangan kerja
- Membentuk manajemen talenta

4. Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi
- Meningkatkan realisasi investasi
- Menggenjot hilirisasi industri
- Harmonisasi kebijakan melalui omnibus law

5. Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan
"Saya akan belajar dulu situasi yang terakhir, baru kita mulai kerja".

6. Pratikno, Menteri Sekretaris Negara
- Menjamin lalu lintas kebijakan antara presiden dengan kabinet, antara presiden dengan lembaga-lembaga lain agar berjalan dengan baik.

7. Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri
"Mereformasi dan sinergi dengan pemda mengenai data kependudukan, eKTP berada di bawah beliau, termasuk kepastian hukum daerah terutama berkaitan dengan investasi," ujar Jokowi saat mengenalkan Tito ke publik.

8. Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri
- Memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di panggung dunia

9. Jend Fachrul Razi, Menteri Agama
- Menekan paham radikalisme
- Meningkatkan kerukunan umat beragama

10. Yasonna, Menteri Hukum dan HAM
"Mengawal omnibus law untuk UU Cipta Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM," ujar Jokowi saat mengenalkan Yasonna ke publik.

11. Sri Mulyani, Menteri Keuangan
- Mendukung penganggaran untuk program pembangunan SDM
- Peningkatan daya saing ekonomi untuk kurangi defisit neraca transaksi berjalan.

12. Nadiem Anwar Makarim, Mendikbud
- Menciptakan pendidikan berbasis kompetensi dan karakter
- Perbaikan kapabilitas dan kesejahteraan guru
- Peningkatan peran teknologi dan pendidikan nasional

13. Jend dr, Terawan Agus Putranto, Menkes
- Penuntasan masalah stunting
- Peningkatan SDM bidang kesehatan
- Peningkatan pelayanan kesehatan

14. Juliari Batubara, Menteri Sosial
- Melanjutkan program pokok, seperti PKH dan kartu sembako murah

15. Ida Fauziyah, Menteri Tenaga Kerja
"Pengadaan pendidikan untuk industri, tingkatkan kapasitas pekerja, tingkatkan rasio usaha terhadap lapangan kerja, perlindungan pekerja migran," ujar Jokowi saat mengenalkan Ida kepada publik.

16. Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian
"Industrialisasi yang berorientasi ekspor, substitusi impor, dan peningkatan teknologi untuk UMKM," ujar Jokowi saat mengenalkan Agus.

17. Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan
- Perbaikan neraca dagang melalui peningkatan produksi komoditas ekspor
- Perbaikan kualitas produk ekspor agar diminati pasar

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA