Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Mahfud Nonaktif dari Ketua Dewan Pertimbangan Gubernur DIY

Senin 28 Oct 2019 16:18 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Teguh Firmansyah

Menkopolhukam Mahfud MD

Menkopolhukam Mahfud MD

Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang
Mahfud MD menilai Yogyakarta betul-betul istimewa.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menyampaikan permohonan untuk nonaktif sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Gubernur DIY atau Parampara Praja. Ia pun menyampaikan kesannya selama tiga tahun lebih berada dalam lembaga tersebut.

"Saya memimpin lembaga ini sudah tiga tahun lebih sedikit. Dan saya punya kesan DIY yang memang betul-betul istimewa. Ini betul-betul daerah yang keistimewaannya itu banyak," kata Mahfud di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Senin (28/10).

Ia mengaku, banyak belajar selama menjadi bagian dari Dewan Pertimbangan Gubernur DIY.  Ini mengingat posisi DIY merupakan pusat dari budaya Jawa.

"Saya orang Madura tapi jadi ketua Dewan Pertimbangan di satu provinsi, di satu kerajaan di DIY yang menjadi pusat budaya Jawa. Dan uniknya Dewan Pertimbangan ini terdiri bukan orang-orang Yogya saja," kata Mahfud.

Ia pun mengatakan, Sultan sebagai gubernur dan Raja Keraton Yogyakarta merupakan orang yang demokratis dan bersahaja. Untuk itu, karena saat ni ia menjabat sebagai Menkopolhukam, Mahfud berterima kasih dan menyampaikan permohonan maaf kepada Sultan untuk nonaktif dari Dewan Pertimbangan Gubernur DIY.

"Meskipun sebutannya raja tapi duduknya selalu bersama rakyat. Tidak pernah memilih tempat istimewa, tidak membedakan antara pemimpin yang lebih tinggi dan pejabat struktural di bawahnya. Seperti kawan saja," kata Mahfud.



Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA