Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Anies Tanggapi Pernyataan Prabowo

Selasa 29 Oct 2019 17:30 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Esthi Maharani

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri serah terima jabatan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri serah terima jabatan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Prabowo Subianto meminta agar para kader partainya kritis terhadap Anies Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta agar para kader partainya kritis terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies menilai, pernyataan Menteri Pertahanan itu tidak menunjukan adanya pergeseran sikap partai pengusung, terutama Partai Gerindra.

"Dari mana pun. Setahu saya, tidak ada perubahan apa pun. Sikap Gerindra dan sikap partai pendukung tidak ada pergeseran," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (29/10).

Anies pun tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, setiap masukan dan kritik yang ditujukan kepada dirinya merupakan bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan.

"Intinya, kalau di Jakarta, kita jalankan semua rencana dengan sebaik-baiknya. Masukan komentar (akan) diapresiasi," ujar Anies.

Anies pun enggan berkomentar lebih jauh mengenai Partai Gerindra yang merupakan menjadi partai pendukung pemerintah secara sah. Ia menegaskan, dirinya sedang menjalankan pemerintahan di Pemprov DKI dan tidak mengurusi peta politik nasional.

"Kami di Jakarta sedang jalankan pemerintahan. Bukan sedang berkampanye, sama sekali tidak. Kita sedang jalankan pemerintahan, menjalankan semua rencana. Jadi tidak ada politicking," jelas Anies.

Sementara itu, Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Syarif memberi tanggapannya terkait pernyataan sang Ketua Umum Prabowo Subianto tersebut. Menurut Syarif, itu merupakan hal yang wajar. Di mana anggota dewan harus berperan aktif dalam mengawasi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Ia mengungkapkan, pernyataan tersebut telah disampaikan oleh Prabowo sebelum mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu dilantik menjadi menjadi Menteri Pertahanan.

"Itu sudah dua atau tiga minggu lalu. Jadi seluruh kader partai tidak boleh diam. Bantu rakyat, kritis bersama rakyat," ungkap Syarif.

Meski Gerindra merupakan salah satu partai pengusung Anies dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 lalu, namun, jelas Syarif, hal ini bukan berarti pihaknya tidak boleh mengkritisi kebijakan yang dibuat oleh Pemprov DKI. Di sisi lain, ia juga menilai, kritik yang dimaksud tidak berarti menentang kebijakan yang ada.

"Pak Anies sendiri pernah bilang berhasil atau tidak bukan karena pujian. Tapi karena masukan yang bersifat kritis. Majunya di situ. Padanan kata kritik menurut saya bukan berarti menentang," tegas Syarif.

Meski demikian, ia mengatakan, kritik yang pihaknya sampaikan kepada Anies masih akan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta.

"Kami pegangannya RPJMD, kami kawal dan kami kritisi," imbuh dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA