Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Ketua Komisi III: Idham Azis Figur yang Mumpuni

Rabu 30 Oct 2019 09:23 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil

Mabes Polri

Mabes Polri

Idham Aziz dinilai tertib.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Komisi III Herman Herry memuji sosok calon Kapolri Komjen Idham Azis. Menurutnya Idham adalah figur calon kapolri yang mumpuni.

Baca Juga

"Figur ini adalah figur yang tertib, dingin, punya jam terbang dalam sejumlah penugasan terutama situasi dan kondisi bangsa hari ini tentang hoaks, radikalisme, intoleransi, Komjen Idham Aziz punya kemampuan dan kapasitas untuk hal itu," kata Herman ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10).

Ia menilai kali ini presiden menunjuk sosok yang tepat untuk ditempatkan di Polri menggantikan Tito Karnavian yang diminta menjadi menteri dalam negeri (Mendagri). Politikus PDIP ini berharap jika nanti terpilih, Idham akan langsung melanjutkan tugas-tugas di Polri, terutama membuat institusi polri menjadi solid dalam melakukan penugasan.

Uji Kepatutan dan Kelayakan untuk Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri dijadwalkan dilakukan oleh Komisi III DPR RI, hari ini Rabu (30/10). Fit and proper test mungkin dilakukan setelah Komisi III mengunjungi Idham yang rencananya akan dilakukan pagi ini.

"Kalau masih memungkinkan sore harinya kami akan lakukan fit and proper test," ujar Herman.

Herman menjelaskan, dalam uji kepatutan dan kelayakan, ada mekanisme bahwa semua anggota Komisi III mempunyai hak untuk bertanya tentang semua hal terkait Kapolri. Idham akan diuji visinya terkait permasalahan Polri ke depan.

"Tentu terkait utamanya adalah visi misi dalam memimpin Polri ke depan, road map dalam memimpin polri ke depan,apa yang akan dilakukan menjadi prioritas-prioritas yang akan disampaikan," ujar Politikus PDI Perjuangan itu.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA