Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Tabrakan Kapal di Pantai Sawarna, 1 Nelayan Hilang

Ahad 03 Nov 2019 09:00 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Endro Yuwanto

Kapal Baruna Jaya I-BPPT sedang melaksakan Operasi Side Scan Sonar dan Multibeam Echo Sounder guna mencari pesawat AirAsia di dasar laut, Jumat (2/1).

Kapal Baruna Jaya I-BPPT sedang melaksakan Operasi Side Scan Sonar dan Multibeam Echo Sounder guna mencari pesawat AirAsia di dasar laut, Jumat (2/1).

Foto: dok, BPPT
Kecelakaan melibatkan Kapal Riset Baruna Jaya I dengan kapal nelayan Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Peristiwa kecelakaan kapal terjadi di Selatan Perairan Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (2/11). Dampaknya tiga orang nelayan Sukabumi menjadi korban. Dua orang selamat dan satu orang hilang.

Kecelakaan tersebut melibatkan Kapal Riset Baruna Jaya I yang bertabrakan dengan kapal nelayan yang berasal dari Palabuhanratu, Sukabumi, pada Sabtu sekitar pukul 12.40 WIB.

Data dari Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menyebutkan, kejadian tersebut bermula ketika KR Baruna Jaya I sedang melakukan survei di perairan tersebut, kemudian kapal nelayan muncul secara tiba-tiba dari haluan kiri kapal. Dikarenakan jarak yang sangat dekat, akhirnya tabrakan pun tidak bisa dihindari.

Akibatnya, tiga anak buah kapal nelayan tersebut kemudian menceburkan dirinya ke laut untuk menyelamatkan diri dan kemudian dievakuasi oleh anak buah kapal (ABK) KR Baruna Jaya I yang merupakan milik BPPT. Hasilnya, dua ABK kapal nelayan berhasil dievakuasi ke dalam kapal, sedangkan satu orang masih dalam pencarian.

“Petugas melakukan koordinasi dengan unsur-unsur yang ada di lokasi untuk selanjutnya dikirimkan tim rescue Pos SAR Sukabumi untuk melakukan intercept terhadap kedua korban selamat,'' ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, kepada wartawan.

Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat yakni RSUD Palabuhabratu. Dua korban ABK kapal nelayan yang selamat yakni Andi (33 tahun) dan Nurdin (44). Selanjutnya sekitar pukul 21.30 WIB kedua korban tiba dibawa ke dermaga dan langsung dilakukan evakuasi menuju RSUD Palabuhanratu menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.

Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi SAR tersebut adalah Pos SAR Sukabumi, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, PolAir Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Syahbandar Perikanan Palabuhanratu, HNSI Palabuhan ratu, Lifeguard Palabuhanratu, Ambulans RSUD Palabuhanratu, dan nelayan setempat. Berdasarkan informasi penyisiran terhadap satu korban kapal nelayan atas nama Amit (50) akan kembali dilanjutkan Ahad (3/11) pagi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA