Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Jadi Kapolri, Idham Azis: Saya akan Wakafkan Diri Saya

Rabu 06 Nov 2019 11:17 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Teguh Firmansyah

Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Foto: Republika /Prayogi
Idham mengaku akan melanjutkan perjuangan Tito Karnavian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku siap menjalankan tugasnya sebagai pemimpin tertinggi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Idham bahkan siap mewakafkan dirinya untuk mengabdi kepada negara dan institusi Polri sebelum pensiun. 

Baca Juga

"Amanah ini merupakan tanggung jawab dan saya akan wakafkan diri saya selama 14 bulan ke depan (hingga masa pensiun) untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri," kata Idham dalam sambutannya, di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Rabu (6/11).

Selain itu, sambung Idham, ia juga akan melanjutkan perjuangan kapolri terdahulu, yakni Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian. Ia yakin dapat menciptakan sumber daya anggota yang mumpuni dan menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat yang baik.

"Saya akan melanjutkan seluruh program yang dicanangkan Bapak Mendagri, Kapolri sebelumnya, saya (akan) memantapkan soliditas TNI-Polri sebagai bagian pilar NKRI yang elah mengkristal untuk mengawal NKRI ini," ujar Idham.

Tak lupa, Idham juga memohon doa restu kepada seluruh masyarakat agar dapat memimpin instansi Polri dengan baik dan bisa mengatasi segala gangguan untuk menjaga stabilitas masyarakat.

"Saya sadar betul tanpa bantuan bapak ibu sekalian tidak mungkin polisi biar berjalan sendiri. Kepada bapak Mendagri kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru, institusi Polri akan 'me-backup' bapak sepenuhnya akan memberikan pengamanan dimana pun kita berada untuk kita bekerja sama membawa NKRI ini aman tentram," tutur mantan kabareskrim Polri itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA