Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Mengapa Septic Tank Bisa Meledak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kamis 07 Nov 2019 01:15 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Ledakan

Ilustrasi Ledakan

Foto: Foto : MgRol112
Ledakan bisa terjadi karena terdapat gas metana di dalam septic tank.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ledakan septic tank di salah satu rumah warga di wilayah Cakung, Jakarta Timur, menewaskan satu orang. Ledakan terjadi usai petugas sedot WC memasukkan api ke dalam septic tank tersebut. Kenapa hal itu bisa terjadi ?

Baca Juga

Peneliti Utama Teknologi Lingkungan di Loka Penelitian Teknologi Bersih pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Neni Sintawardani, mengatakan, ledakan terjadi karena terdapat gas metana di dalam septic tank. Jenis gas itu mudah terbakar dan juga meledak jika tersulut api.

Gas metana itu muncul, Neni menjelaskna, karena proses anaerobik yang terjadi dalam septic tank. Yakni sebuah proses di mana mikrobiologi bekerja untuk mengurai tinja manusia, lalu mengubahnya menjadi air dan gas.

"Gas yang dihasilkan proses anaerobik itu adalah gas campuran yang kita sebut biogas. Biogas itu kandungan terbesarnya metana. Gas metana sendiri adalah gas yang mudah terbakar dan mudah meledak kalau terkena oksigen atau terkena api," ungkap Neni ketika dihubungi Republika.co.id di Jakarta, Rabu (6/11).

Oleh karena itu, Neni menyebut tindakan petugas sedot WC yang menyulut api ke dalam septic tank itu adalah tindakan nyeleneh dan sangat ceroboh. Meski tinja dalam septic tank sudah disedot, tapi gas yang ada di dalamnya pasti masih tersisa. "Pasti masih ada gas yang tertinggal. Gas kan tidak tampak, beda dengan cairan," katanya.

Neni pun menduga hal itu dilakukan lantaran petugas sedot WC tersebut tidak memahami soal gas metana dalam septic tank. Ia pun menyesalkan para pengusaha sedot WC yang tidak memberikan pemahaman dasar kepada karyawannya terkait hal ini.

"Perusahaan seharusnya memberi tahu bahwa saat dia menyedot tinja harus hati-hati, seperti jangan merokok, apalagi melontarkan api ke dalam septic tank. Itu sudah sangat-sangat fatal," jelas Neni.

Ledakan septic tank itu merenggut nyawa petugas sedot WC itu sendiri yang sebelumnya memasukkan api kedalam septic tank. Ledakan terjadi di salah satu rumah warga di Kapling O RT16/RW03 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (4/11).

Petugas yang berinisial S itu tewas lagsung di lokasi kejadian. Wajahnya hangus terbakar usai terkena ledakan dan jatuh ke dalam septic tank.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kejadian berawal saat korban baru saja menyelesaikan proses penyedotan tinja. Guna meyakinkan pemilik rumah bahwa septic tank itu telah kosong, korban membakar sebuah koran dan memasukkannya ke lubang septic tank.

Setelah itu, ternyata tidak muncul letupan api. Pekerjaannya tuntas. Ia pun pamit setelah menerima imbalan uang jasa. Nahas, belum sempat S beranjak dari lokasi, terjadi ledakan cukup keras dari dalam septic tank hingga menghempaskan tubuhnya ke dalam lubang tinja itu. Polisi Sektor Cakung menduga ledakan tersebut dipicu gas metana dari uap tinja yang berada di dalam septic tank.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA