Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Dewi Tanjung, Caleg Gagal Pelapor HRS, Novel, Hingga Amien

Jumat 08 Nov 2019 13:55 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Teguh Firmansyah

Dewi Tanjung, politikus PDI Perjuangan

Dewi Tanjung, politikus PDI Perjuangan

Foto: Youtube
Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan karena menganggap kasus penyiraman rekayasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewi Ambarwati atau Dewi Tanjung memunculkan kontroversi baru setelah melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Kader PDI Perjuangan itu menuding kasus yang menimpa Novel adalah rekayasa semata.

Lantas siapakah sebenarnya Dewi Tanjung? Dewi diketahui pernah berkecimpung di dunia hiburan sebagai pesinetron. Wanita kelahiran 15 Januari 1980 itu diketahui pernah membintangi sinetron yang tayang di layar kaca, "Tangis Kehidupan Wanita".

Di kancah politik, Dewi kemudian bergabung dengan PDI Perjuangan. Ia ikut mendaftar sebagai caleg di partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu. Ia mencoba peruntungannya di daerah pemilihan V Jawa Barat dengan nomor urut 6, dapil yang sama dengan politikus nyentrik Adian Napitupulu.

Namun, upayanya melaju ke Senayan gagal. Ia hanya meraih sebanyak 7.311 suara. Tindakannya melaporkan Novel pun menimbulkan reaksi PDIP.

Baca Juga

photo
Penyidik KPK Novel Baswedan

Partainya langsung bersikap 'lepas tangan' atas perilaku Dewi, dengan menyebut laporan Dewi bukan sikap partai dan merupakan tindakan pribadi.

"Dewi Tanjung dia menjadi salah satu caleg, tapi apa yang dilakukan tidak terkait dengan partai," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Dewi juga pernah menjadi orang di antara perseteruann dua advokat yang pernah membela Habib Rizieq Shihab, Eggi Sudjana dan Kapitra Ampera, pada Desember 2018 lalu. Dewi menceritakan ucapan Kapitra pada dirinya yang kemudian ditafsirkan Eggi Sudjana sebagai ancaman pembunuhan.

Setelah Eggi melapor ke polisi, Dewi merasa tak terima. Saat itu, kepada Republika.co.id, Kapitra Ampera sempat menunjukkan pesan singkat Dewi. Kapitra menunjukkan tangkapan layar (screenshot) percakapan antara Dewi dengan Eggi Sudjana.

"Kapitra itu kesel dan mau ajak Akang berantem, bukan mau bunuh Eggi Sudjana, aneh banget dipelintir kata-kata aku," kata Dewi pada Eggi Sudjana melalui percakapan Whatsapp.

Pernah Laporkan Rizieq Shihab

Sepak terjang Dewi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) alias loket pelaporan kepolisian tak terjadi di perkara Novel Baswedan. Ia diketahui telah bolak balik mengadu ke polisi dengan berbagai tuduhan.

Pada 24 April 2019, dia pernah melaporkan Eggi Sudjana ke Polda Metro Jaya lantaran video ajakan people power yang tersebar di Whatsapp. Saat itu, Eggi dilaporkan atas dugaan makar dan ujaran kebencian.

Dengan perkara yang sama, pada 14 Mei 2019, Dewi juga melaporkan Imam Besar FPI Habib Rizieq, Ustaz Bachtiar Nasir dan Politikus Senior PAN Amien Rais. Dalam laporan Dewi, mereka dituduh melakukan makar lantaran ajakan people power, memprotes hasil Pemilu 2019 yang memenangkan Joko Widodo.

Terakhir, Dewi kembali muncul dengan laporan soal Novel. Sebelum melapor, ia memang kerap mengunggah konten di media sosial yang menuduh Novel melakukan rekayasa. Di akun YouTube-nya, Dewi bahkan pernah mengunggah konten tutorial make up agar terlihat seperti luka Novel Baswedan.





BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA