Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Menpar: Ambon Siap Dijadikan Kota Percontohan

Sabtu 09 Nov 2019 03:13 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Bertemu Presiden Jokowi. Komisaris NET Mediatama Wishnutama usai bertemu Presiden Joko Widododi Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).

Bertemu Presiden Jokowi. Komisaris NET Mediatama Wishnutama usai bertemu Presiden Joko Widododi Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).

Foto: Republika/ Wihdan
Ambon telah diakui UNESCO sebagai kota kreatif dunia berbasis musik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio menyatakan, akan menjadikan Ambon sebagai kota percontohan di Indonesia. Dia beralasan, Kota Ambon telah diakui UNESCO sebagai kota kreatif dunia berbasis musik, karena itu harus mendapat dukungan penuh.

"Momentum kota kreatif dunia berbasis musik harus dimanfaatkan dengan baik, jangan sampai momentum ini tidak memberikan dampak," katanya saat pertemuan bersama Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di Kemenparekaf Jakarta, Jumat.

Penetapan kota kreatif berbasis musik, menurut Wishnutama, secara tidak langsung berdampak pada sektor pariwisata dan akan meningkatkan perekonomian daerah.

"Karena itu saya bersemangat untuk menjadikan Ambon sebagai kota percontohan di Indonesia," ujarnya.

Mewujudkan hal itu, menurut Wishnutama, harus ada sarana dan prasarana pendukung seperti, gedung musik serta pelaksanaan festival musik, serta pertunjukan-pertunjukan kreatif lainnya. Kegiatan tersebut memberi kesan bahwa Ambon memang benar kota kreatif berbasis musik.

"Kita harus membuat destinasi wisata yang baru untuk menarik wisatawan datang berkunjung. Ambon memiliki potensi yang banyak dan luar biasa, dan kami sangat mendukung itu," kata Menparekraf.

Ke depan, menurut Wishnutama, pihaknya juga siap mempromosikan Ambon lewat berbagai ajang bertaraf internasional. Ia berharap, apa yang dilakukan pemerintah, mendapat perhatian dan dukungan penuh dari masyarakat.

"Momentum ini harus bisa kita manfaatkan sebaik mungkin, karena ini sangat berdampak baik bagi kota Ambon ke depan," tandasnya.

Wali kota Ambon Richard Louhenapessy, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang selama ini telah membantu dan mendukung Kota Ambon sebagai kota kreatif berbasis musik.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Ambon, saya berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lewat Bekraf yang selama tiga tahun mendampingi kita untuk bangkit dari ketidaksadaran kita akan potensi yang kita miliki," katanya.

Richard mengatakan, untuk mensyukuri penetapan Ambon sebagai kota kreatif dunia berbasis musik versi UNESCO, Pemkot Ambon akan mengadakan konser musik pada Desember 2019. Pemkot Ambon berencana mengadakan konser musik dengan mengundang seluruh musisi yang terlibat dalam mendukung Kota Ambon. Dalam kesempatan itu, Wali Kota secara resmi mengundang Menparekraf untuk menghadiri konser musik tersebut.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA