Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Kebakaran Pasar Ngunut Hanguskan 70 Persen Kios Pedagang

Jumat 08 Nov 2019 22:26 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

ilustrasi Kebakaran

ilustrasi Kebakaran

Foto: Republika/ Yasin Habibi
Belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian akibat kebakaran Pasar Ngunut.

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG, JATIM -- Kebakaran yang melanda Pasar Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (8/11) menyebabkan sekitar 70 persen bangunan kios dan lapak pedagang setempat gangus terbakar. Pantauan di lokasi kejadian, api masih berkobar di bagian tengah kompleks pasar yang ditempati lebih dari 800 pedagang itu.

Belum ada laporan korban jiwa maupun dampak kerugian. Namun melihat luasnya area yang terbakar di salah satu pasar tradisional terbesar di Tulungagung ini, kerugian materiil yang dialami kolektif pedagang mencapai miliaran.

"Melihat kondisi yang ada saat inj, hampir 70 persen lapak dan kios pedagang hangus terbakar," kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Informasi sejumlah saksi pedagang, kepulan asap yang diyakini menjadi titik awal kebakaran berada di los bagian selatan, belakang salah satu ruko pedagang emas, sekitar pukul 18.10 WIB.

"Saat itu kami tahu kepulan asap sudah tebal dan kebakaran cepat menyebar menjadi besar," kata Hartono, salah satu pedagang buah di sekitar pasar Ngunut.

Ada sedikitnya 10 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Selain berasal dari Tulungagung, mobil PMK juga datang diperbantukan dari Kabupaten/Kota Blitar, Trenggalek dan Kediri.

Maryoto berjanji untuk membuatkan kios sementara bagi pedagang di sepanjang jalan sekitar pasar.

Selain itu mereka juga akan direkomendasikan untuk mendapatkan kemudahan saat mengajukan modal di perbankan.

Dari data yang dimiliki oleh Pemkab, ada sekitar 800 pedagang yang beraktifitas di pasar ini.

Pemkab Tulungagung melalui Disperindag juga akan melakukan inventarisir pedagang, mengingat 70 persen bangunan pasar sudah rata dengan tanah dan hanya bersisa 30-an persen di bagian barat yang terlihat masih utuh.

Sementara itu untuk mengantisipasi aksi penjarahan, pihak kepolisian mengerahkan ratusan personilnya di sejumlah titik kumpul barang milik pedagang.

"Sudah kami kerahkan personil untuk menjaga barang milik pedagang," ujar Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia.

Kebakaran pasar Ngunut terjadi hampir bersamaan dengan kebakaran pabrik kertas Setia Kawan.

"Untuk kebakaran pabrik kertas Setia Kawan tadi sudah mulai padam sehingga empat mobil PMK (di pabrik kertas PT Setia Kawan) bisa ditarik ke Ngunut," kata Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Khairil.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA