Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Gerindra: Anies Hadir Kongres NasDem Sebagai Gubernur

Jumat 08 Nov 2019 23:25 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Kongres II Partai Nasdem di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/11).

Kongres II Partai Nasdem di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/11).

Foto: Rizkyan Adiyudha.
Gerindra tak mempersoalkan kehadiran Anies di Kongres Nasdem.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan Anies Baswedan menghadiri Kongres Partai Nasdem dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga

"Tidak ada masalah beliau hadir, demikian pula kalau partai lain mengundang," kata Taufik di Jakarta, Jumat malam (8/11).

Taufik menyatakan, tidak perlu ada yang diributkan jika ada isu berkembang kalau Anies akan didukung oleh partai lain selain Gerindra saat ini.

"Hak partai mengusung siapa saja tergantung kebijakan partai," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

Ketika ditanyakan peluang Pilpres 2024, Taufik mengatakan, walaupun Anies bukan kader Partai Gerindra, pihaknya tidak mempermasalahkan partai yang melakukan penjajakan kepada Anies. "Kalau diusung orang, berarti Gerindra hebat," kata Taufik.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara soal persatuan dalam sambutannya pada pembukaan Kongres II Partai NasDem yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam.

Anies percaya Partai NasDem yang mengelar kongres kedua kalinya akan menjadi motor penjaga persatuan Indonesia. "Bang Surya Paloh dalam beberapa waktu lalu memberikan contoh kita berada dalam demokrasi. Dalam demokrasi ada perbedaan, ada pandangan berbeda," kata Anies.

Ia pun ingat dalam deklarasi Ormas Gerakan Nasional Demokrat pada 2010 yang kalimatnya sangat relevan. "Gerakan Nasional Demokrat mencita-citakan demokrasi yang matang menjadi tempat persandingan keberagaman dengan kesatuan, dinamika dengan ketertiban, kompetisi dengan persamaan, kebebasan dengan kesejahteraan," katanya.

Keseimbangan seperti itulah yang harus dituntaskan di Indonesia. "Kalimat ini dibacakan waktu itu dan diperjuangkan karena itu harapan kita di Jakarta," tutur Anies yang juga salah satu pendiri Ormas Nasional Demokrat.

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA