Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Dindik Siapkan Perbaikan 60 Sekolah Rusak di Ponorogo Tahun 2020

Sabtu 09 Nov 2019 10:44 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

Sekolah rusak.

Sekolah rusak.

Puluhan sekolah yang rusak itu tersebar di 21 kecamatan.

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo menerima laporan kerusakan 60 bangunan sekolah yang rusak ringan hingga parah, hingga November 2019. Dindik sudah mengusulkan perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) 2020.

"Dari data kami, yang mengalami kerusakan ada 60 sekolah," kata Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dindik Ponorogo, Imam Muslihin, Jumat (8/11/2019).

Imam merinci, dari 60 sekolah yang mengalami kerusakan itu terseber di 21 kecamatan. Tingkat kerusakannya bermacam-macam, mulai ringan, sedang hingga parah. Rinciannya, 26 sekolah rusak berat dan 34 sekolah rusak sedang.

"Seperti di SDN 3 Balong itu, masuk dalam kategori kerusakan sedang," jelas Imam.

Dari 60 sekolah yang melapor, kerusakan yang terjadi mulai dari satu hingga empat ruangan.

Baca juga:  

"Perbaikannya sudah kami usulkan melalui Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum tahun 2020," paparnya.

DAK, lanjut Imam, merupakan dana melalui Kementerian Pendidikan dan masuk dalam APBD Pemkab Ponorogo. Sementara DAU melalui kementerian PUPR dan masuk dalam APBN.

"Nnati akan ada survei dari masing-masing kementerian. Saat survei muncul nilai satu sampai enam. Tentu yang bernilai satu akan menjadi prioritas," tambahnya.

Dia menyebut jika dari Kementerian PUPR sudah menunjuk konsultan, yang sudah melaporkan hasil surveinya di lapangan. Tercatat, survei sudah dilakukan di 7 SD, 1 SMP dan hasilnya sudah keluar.

"Ada tujuh sekolah yang sudah disetujui. Sudah dikosongkan kelasnya, jadi ada ruangan lain yang setara dengan kelas akan disesuaikan dengan ruangan kelas," paparnya.

Diketahui, 20 siswa kelas 3 SDN 3 Balong, Ponorogo harus menumpang belajar di ruang kesenian lantaran atap ruang kelas mereka rapuh dan nyaris ambrol. Agar tidak ambrol, pihak sekolah menyangganya dengan sejumlah batang bambu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA