Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

PDIP Finalisasi Calon untuk Pilkada Solo Sebelum Rakernas

Sabtu 09 Nov 2019 09:15 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Nur Aini

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Salah satu nama yang ingin maju Pilkada Solo adalah Gibran, anak Presiden Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa partainya tengah memfinalisasi nama calon yang akan maju dalam pilkada 2020 termasuk Pilkada di Solo.

Baca Juga

"Sebelum Rapat Kerja Nasional yang akan dilaksanakan bertepatan dengan hari ulang tahun PDI Perjuangan tanggal 10 Januari 2020, kami sudah memfinalkan terhadap seluruh pemetaan politik strategis, termasuk Kota Solo," kata Hasto dalam keterangan, Jumat (8/11).

Saat ini, kata Hasto, PDIP terus melakukan pemetaan politik, khususnya untuk pilkada Solo. Hal itu termasuk melihat dan memantau beberapa hasil survei.

"Saat ini kami melakukan pemetaan politik. Di mana dari mereka yang telah mendaftarkan proses dari bawah, DPP kemudian juga melakukan pemetaan politik atas dasar survei yang kami lakukan. Dari situlah, kombinasi antara proses penjaringan internal dengan proses pemetaan PDIP akan diambil setelah keputusan siapa wali kota yang terbaik yang akan diusung PDI Perjuangan," tutur Hasto.

Salah satu tokoh yang santer tedengar akan maju sebagai calon wali kota Solo adalah kemunculan putra Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka. Dia tak menampik, hadirnya Gibran mengubah konstelasi politik di Solo. 

"Dan ini bagian dari pemetaan politik PDI Perjuangan," ungkap Hasto.

Menurut Hasto, Solo menjadi salah satu kota yang strategis bagi PDIP. Pasalnya, di kota itulah Presiden Jokowi lahir sebagai pemimpin yang lahir dari bawah.

"Artinya jalan demokrasi dari bawah, demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, itu diperoleh dari kota Solo ini. Ini kemudian bagi PDI Perjuangan menjadi sebuah model di dalam meningkatkan demokrasi dan proses kaderisasi kepemimpinan. Dari daerah ke nasional," ungkapnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA