Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Puluhan Warga Jombang Keracunan, Diduga Usai Makan Nasi Hajatan

Sabtu 09 Nov 2019 22:17 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

.

.

Puluhan warga Jombang keracunan diduga setelah menyantap makanan saat hajatan

jatimnow.com - Puluhan warga Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, keracunan, diduga setelah menyantap makanan yang disajikan dalam sebuah hajatan salah satu warga.

Sebanyak 40 orang yang mengalami keracunan itu dirawat intensif di puskesmas setempat dan sebagian menjalani opname. Korban mengeluh pusing, mual-mual hingga muntah.

"Badan kayak lemas, pusing, mual, muntah dan terus buang air besar," kata salah satu korban keracunan, Ita Yuni Rahmawati, Sabtu (9/11/2019).

Masih kata Ita, awalnya dirinya mendapatkan nasi berkat atau hajatan dari tetangganya yang mengadakan tahlil 40 hari meninggalnya salah satu keluarga tetangganya tersebut.

"Isi berkat itu nasi, lauk sate, daging sambal goreng dan mie. Saya makan malam harinya, paginya saya lemas, muntah dan sembilan kali buang air besar," terang Ita.

Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Dr Sri Harini menyebut, pihaknya sudah mengambil sampel makanan dan air yang diduga menjadi penyebab warga keracunan. Sampel diambil dari tempat warga yang menggelar hajatan.

"Kami akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui zat apa yang terkandung pada makanan atau minuman nasi berkat itu," tukasnya.

Saat ini, 7 korban masih menjalani perawatan intensif di dua tempat berbeda. Empat korban dirawat di Puskesmas Perak dan tiga menjalani perawatan di klinik Dr Eko di Desa Bandarkedungmulyo.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA