Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

JK Jamin 99,9 Persen Masjid-Mushala Bebas Radikalisme

Sabtu 09 Nov 2019 21:55 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ketua DMI HM Jusuf Kalla meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Terapung di kawasan wisata Ancol, Sabtu (9/11).

Ketua DMI HM Jusuf Kalla meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Terapung di kawasan wisata Ancol, Sabtu (9/11).

Foto: dok. Humas Ancol
JK menyatakan DMI menyiapkan dai untuk memberi pemahaman agama di masjid-mushala

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menjamin dari satu juta masjid dan mushala di Indonesia, 99,9 persen bebas dari paham radikalisme. Meski begitu, ia menyebut masih ada satu atau dua orang oknum yang bicara menjurus ke radikalisme.

Baca Juga

"Tidak mungkin sejuta ini terpapar. mungkin ada satu atau dua orang yang bicara radikal," kata JK usai melakukan pencanangan pembangunan Masjid Apung Ancol di Pantai Ria Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11).

Oleh karena itu untuk mencegah radikalisme di masjid kata JK, DMI menyiapkan para dai-dai yang mempunyai pemahaman agama yang cukup baik. Selain itu DMI juga memperbaiki sistem dan cara menyampaikan dakwah.

Selain bicara terkait radikalisme, Jusuf Kalla didampingi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali memulai pencanangan pembangunan Masjid Apung Ancol di di Pantai Ria Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/11).

"Pembangunan masjid apung sangat bagus, karena menggabungkan kondisi saat berlibur dengan tetap menjalankan ibadah," ujar JK.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kawasan Ancol telah beroperasi lebih dari 50 tahun, namun tidak memiliki masjid yang besar.

"Sekarang kita bangun, mudah-mudahan tahun depan selesai. Insya Allah bisa jadi masjid percontohan juga," harap Anies.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA